Gowes Pramuka Peduli ke Batamkota (2-Habis)

Kabar Baik dari Batam

Gowes Pramuka Peduli ke Batamkota (2-Habis)

2 min read

KETUA Gerakan Pramuka Peduli H Jefridin memanen singkong.

> Jefridin Ajak Pramuka Belajar Makna Hidup dari Singkong

SAAT gowes Pramuka Peduli ke Batamkota, Sabtu (11/7/2020) Jefridin, selaku ketua, bersama rombongan sempat memanen singkong.

Kepada anggota Pramuka, Sekretaris Daerah Kota Batam yang didampingi istri Hj Hariyanti Jefridin, sempat menyampaikan tentang filosofi singkong ini.

“Singkong ini hebat. Dia tetap tumbuh dalam keadaan apapun. Simpel dan alami, tanpa rekayasa,” terangnya.

Dia menambahkan, selain kelapa yang menjadi lambang Pramuka, singkong juga tanaman yang semua bagian pohonnya berguna.

Daunnya bisa buat sayur atau lalap, batangnya bisa dibikin pagar atau ditanam lagi.

Buahnya, enak. Hebatnya lagi, pohon singkong saat tumbuh meninggi, menjulang tinggi setinggi apapun. Tapi bagian yang membesar, tetap bagian bawahnya, akar yang menjadi buahnya.

“Begitu harusnya manusia. Kita boleh meninggi (baik jabatan, harta, dan status sosial). Tapi harus tetap bermanfaat bagi sesama. Utamanya ke bawah, ke orang-orang yang membutuhkan,” terangnya.

Mungkin karena itulah, Chairul Tanjung, pemimpin CT Corp, pemilik kerajaan bisnis Para Grup, dalam buku biografinya dengan bangga menyebut sebagai “Anak Singkong”.

Usai dari lokasi ini, lanjut lagi gowes beberapa ratus meter hingga sampailah ke padepokan Kala Sakti.

Setelah istirahat sebentar, sarapan pagi, tibalah acara inti: Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Batam.

Semua anggota Pramuka sudah tampak berbaris rapi. Lengkap dengan seragam dan panji.

“Sebenarnya pelantikan ini dilakukan oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Batam yang juga Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad. Namun karena beliau ada kegiatan yang tak bisa ditinggal, maka diwakilkan kepada saya,” jelas Jefridin.

Usai acara, semua kembali ke tempat masing-masing. Jefridin pun pulang kembali ke rumahnya di Tiban 1, yang jaraknya dari Padepokan sekitar 28 kilometer. Sehingga total jarak yang dia tempuh pagi itu sekitar 48,55 kilometer.

Semangat Kak Jefidin! ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *