Di Era HMR, KEK NDP & MRO Disetujui: Serap Investasi Rp22 T dan 26.476 Tenaga Kerja

Kabar Baik dari Batam

Di Era HMR, KEK NDP & MRO Disetujui: Serap Investasi Rp22 T dan 26.476 Tenaga Kerja

2 min read

KEPALA Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (tengah) saat menjelaskan kabar gembira ini.

MEGA INVESTASI senilai Rp22 triliun segera masuk ke Kota Batam, di era Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR). Tentu saja diiringi dengan serapan tenaga kerja hingga 26.476 orang.

Dilansir dari harian Batam Pos, Pemerintah pusat akhirnya menetapkan dua kawasan ekonomi khusus (KEK) di Batam. Yaitu Nongsa Digital Park (NDP) dan MRO Batam Aero Technic Bandara Hang Nadim.

Penetapan ini diputuskan dalam sidang Dewan Nasional KEK dengan berbagai instansi terkait lainnya, Jumat (10/7/2020) di Jakarta.

Dua KEK tersebut dinyatakan clear secara administrasi mulai dari status lahan hingga kepemilikannya.

“Ini yang kita tunggu lama, baru tadi pagi (Jumat) disahkan. Dua-duanya nanti swastanisasi. Kita berharap satu atau dua bulan ke depan administrasi sudah selesai. Kita akan bantu sepenuhnya,” jelas HMR.

Dia menjelaskan, untuk KEK Nongsa Digital Park akan dikelola PT Taman Resort Internet (PT Tamarin) yang merupakan anak perusahaan Citramas Group. Sedangkan KEK MRO Batam Aero Technic, di kelola PT BAT atau Lion Group.

KEK di NDP seluas 166,45 hektare dan merupakan KEK taman digital dan pariwisata. Total investasi sudah mencapai Rp16 triliun. Terdiri dari investasi pembangunan kawasan sebesar Rp 1,1 triliun dan investasi dari tenant sebesar Rp 14,9 triliun.

“Segala legalitas yang diperlukan NDP untuk menjadi KEK sudah lengkap, begitu juga dengan infrastruktur kawasan,” ujar Walikota Batam ini.

Adapun investor yang sudah berlokasi di NDP, yakni Kinema yang mengembangkan rencana bisnis bersama Apple membentuk IT Apple Academy. Nilai investasinya Rp 86 miliar dan telah beroperasi sejak 2 Maret lalu.

Kemudian Nexus Spore yang membangun data center. Nilai rencana investasi sebesar Rp 2,5 triliun yang dibagi dalam dua tahapan. Target konstruksi tahap pertama dimulai tahun ini. Masih banyak lagi yang lain, termasuk investor dari Dubai.

Sedangkan untuk KEK MRO Hang Nadim, luas lahannya mencapai 30 hektare. Kegiatan utamanya industri maintenance repair and over houl yang dikelola Batam Aero Teknic, anak perusahaan Lion Group.

Nilai investasi yang sudah diserap hingga 2027, ungkap HMR, mencapai Rp6,2 triliun dengan jumlah penyerapan tenaga kerja hingga 2025 mencapai 9.976 orang.

Dalam jangka menengah, MRO diharapkan mampu menangkap peluang dari pasar Asia Pasifik yang memiliki sekitar 12 ribu unit pesawat dan nilai bisnis sebesar 100 miliar Dolar Amerika pada 2025.

Tentu saja juga peningkatan kapasitas SDM di bidang industri dan penyerapan jumlah tenaga kerja hingga 2025. ***
__________
Sumber: Harian Batam Pos

KEPALA Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (tengah) saat menjelaskan kabar gembira ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *