Pulang Usai Sembuh dari Covid-19, Nenek Fatonah Disambut Bagai Datang Ibadah Haji

Kabar Baik dari Batam

Pulang Usai Sembuh dari Covid-19, Nenek Fatonah Disambut Bagai Datang Ibadah Haji

2 min read

HARI Minggu (12/7/2020) terjadi keajaiban. Fatonah, warga Kecamatan Belakangpadang, diizinkan pulang setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Siang itu warga menunggu kedatangan kapal dari Batam yang membawa nenek berusia 80 tahun ini di pelabuhan utama Pulau Penawar Rindu tersebut, Minggu (12/7/2020).

Setibanya di pelantar, satu buket kecil bunga pun diberikan oleh Camat Belakangpadang, Yudi Admajianto. Tak hanya karangan bunga, kepulangan nenek Fatonah ini juga disambut meriahnya tepukan kompang.

“Kita bersyukur hari ini nenek Fatonah sudah dinyatakan sembuh. Alhamdulillah Belakangpadang kembali ke zona hijau,” tutur Yudi.

Ia mengatakan rasa syukur ini bukan hanya karena pasien pertama Covid-19 Belakangpadang sudah dinyatakan sembuh. Tapi lebih karena kondisi pasien yang sudah sepuh namun tetap semangat untuk sehat kembali.

“Ini bisa menjadi motivasi bagi kita semua, terutama pasien yang sedang dalam perawatan. Nenek Fatonah yang sudah 80 tahun saja bisa sembuh, insya Allah yang muda juga bisa segera sembuh,” tuturnya.

Fatonah merupakan pasien terkonfirmasi positif covid-19 nomor 236. Ia tertular dari keluarga yang berkunjung saat hari raya Idul Fitri lalu.

Ia dirawat di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam di Sekupang, begitu dinyatakan positif pada 2 Juli 2020 lalu.

Setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan swab ulang, Fatonah dinyatakan sembuh pada 10 Juli.

Kondisi Fatonah yang sembuh masuk dalam rilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam tanggal 12 Juli.

Bersama Fatonah terdapat enam pasien lain yang dinyatakan sembuh oleh tim Gugus Tugas. Sehingga total 225 pasien covid-19 di Batam yang sembuh hingga kemarin.

“Meski sudah kembali ke zona hijau, masyarakat Belakangpadang jangan terlena. Kita harus tetap wajib pakai masker dan jaga jarak. Dan bagi masyarakat Batam yang datang ke Belakangpadang juga wajib pakai masker. Karena akan dilakukan pengecekan di pelabuhan Belakangpadang,” imbau mantan Kepala Bagian Humas Setdako Batam itu.

Selain Belakangpadang, Kecamatan Batam Kota juga kembali ke zona hijau. Sebelumnya Batam Kota sempat tercatat sebagai zona hitam karena jumlah pasien positif lebih dari 31 orang.

Dua pasien positif terakhir dari warga Batam Kota juga dinyatakan sembuh pada 12 Juli. Sehingga tak ada lagi pasien positif covid-19 di kecamatan yang dipimpin Aditya Guntur Nugraha tersebut.

Sejauh ini terdata 70 pasien covid-19 di Batam Kota. Sebanyak 4 orang meninggal dan 66 sudah dinyatakan sembuh. ***
_________
Sumber: Media Center Pemko Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *