Pesan Inspiratif Sri Soedarsono Kepada Marlin: Kita Harus jadi Perempuan Hebat

Kabar Baik dari Batam

Pesan Inspiratif Sri Soedarsono Kepada Marlin: Kita Harus jadi Perempuan Hebat

2 min read

KETUA TP PKK Kota Batam Hj Marlin Agustina, didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kota Batam Hj Erlita Sari Amsakar, berbincang akrab dengan tokoh perempuan Kota Batam dan Kepri, Ibu Sri Soedarsono.

APA jadinya bila dua tokoh perempuan di Batam bertemu? Tentu akan banyak motivasi dan inspirasi yang bisa dipetik. Hal inilah yang tampak ketika Hj Marlin Agustina bertemu Sri Soedarsono.

Seperti diketahui, Sri Soedarsono adalah tokoh perempuan, bahkan “Bu Dar”, demikian dia dipanggil, sudah bisa disebut ikon perempuan modern di Batam dan Kepulauan Riau.

Adik kandung Presiden Prof Dr Ing BJ Habibie yang memiliki nama Sri Redjeki Chasanah ini tiba di Batam tahun 1978.

Hal tersebut terkait dengan tugas sang suami Mayjen TNI (Purn) Soedarsono Darmosoewito yang mengemban tugas sebagai Ketua Badan Pelaksana (Kabalak) Operasi Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam (OPDIPB) yang kemudian menjadi Otorita Batam.

Sang suami dipercaya BJ Habibie yang saat itu menjadi Ketua Otorita Batam sekaligus juga kakak iparnya, untuk membangun Batam sebagai kawasan sentra industri.

Sementara Marlin sendiri, selain sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Batam, juga banyak menahkodai organisasi perempuan dan profesi di Kota Batam.

Khusus Ibu Dar, sudah banyak karyanya yang mewarnai pembangunan Batam. Juga dari sisi sosial. Karena itulah Marlin bertandang ke kediamannya, Minggu (19/7/2020) pukul 16.00 WIB, guna menyerap nasihat dari tokoh ini.

“Kita harus menjadi perempuan yang hebat. Buatlah kreasi yang dapat membuat masyarakat ikut merasakannya,” pesan Bu Dar kepada Marlin.

Ibu yang lahir pada tanggal 8 Oktober 1938 di Pare-Pare, Sulawesi Selatan tersebut mencontohkan, kreasi yang dimaksud tak perlu melangit. Bisa dengan membuat kue-kue kering kecil-kecilan lalu promosikan lewat hotel atau bisa lewat warung ke warung.

“Pokoknya kita (perempuan) harus berani dan memulai dari hal-hal seperti itu. Dan ingat, selalu semangat dalam menjalankannya, tak lupa berdoa. Hal itulah yang akan membuat kita maju,” beber delapan bersaudara yang dianugerahi empat anak, 13 cucu dan 2 cicit itu.

Sementara itu dalam pertemuan tersebut, Marlin yang didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kota Batam Hj Erlita Sari Amsakar tersebut, selain banyak meminta nasihat, juga sempat mempromosikan Kampung Tenun, Pulau Ngenang, Kecamatan Nongsa yang dirintisnya Mei 2018 lalu, sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam.

Sebagaimana diketahui, Kampung Tenun yang didirikan Marlin ini banyak menarik perhatian publik. Sampai-sampai pada Oktober 2019 lalu, stasiun televisi Indosiar datang mengulasnya dalam acara HOT Kiss yang disiarkan setiap hari Rabu & Kamis pukul 10.00-10.30 WIB.

Kampung ini, selain sebagai basis pelatihan tenun kepada warga pulau, sekaligus menjadi daerah tujuan wisata.

“Latar belakang Kampung Tenun saya tempatkan di Pulau Ngenang, sebab saya melihat masyarakat di sini sangat potensial karena kondisi daerahnya yang tenang,” jelasnya.

Tak hanya itu, Marlin juga menjelaskan tentang kegiatannya memajukan Batik Batam. Mulai dari pembuatan, yang melibatkan perajin Batam, hingga langkah pemasarannya lewat pamaran, peragaan busana dan lainnya.

Bahkan rencana terbaru, Marlin ingin agar Batik Batam jadi seragam untuk sekolah dasar negeri hingga sekolah menengah pertama negeri di Kota Batam.

“Tentu harganya akan lebih murah dibanding memakai batik dari daerah lain untuk seragam. Selain itu bisa menghidupkan ekonomi perajin Batam,” jelasnya. ***

KETUA TP PKK Kota Batam Hj Marlin Agustina, saat bertamu ke rumah tokoh perempuan Kota Batam dan Kepri, Ibu Sri Soedarsono, didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kota Batam Hj Erlita Sari Amsakar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.