Batik Batam Kian Berkembang Luas, Marlin Resmikan KUB Batik Mekar Berseri

Kabar Baik dari Batam

Batik Batam Kian Berkembang Luas, Marlin Resmikan KUB Batik Mekar Berseri

2 min read

KETUA Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Batam Hj Marlin Agustina meresmikan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Batik Mekar Berseri, sekaligus pembukaan pelatihan batik di Kelurahan Tanjungbuntung, Kecamatan Bengkong, Kamis (23/7/2020) pukul 16.00 WIB.

KETUA Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Batam Hj Marlin Agustina meresmikan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Batik Mekar Berseri, sekaligus pembukaan pelatihan batik di Kelurahan Tanjungbuntung, Kecamatan Bengkong, Kamis (23/7/2020) pukul 16.00 WIB.

KUB Batik Mekar Berseri ini merupakan satu dari beberapa binaan Dekranasda Kota Batam yang sudah berhasil. Selain KUB, ada juga di pesantren, hingga geleri Batik di Tanjungpinggir, Sekupang.

“Hari ini saya datang pakai batik Batam dengan motif gonggong,” ujat Marlin mengawali sambutannya dengan bangga, yang disambut tepuk tangan hadirin.

Marlin yang baru saja usai menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional 2020 di Batam, dalam kapasitasnya sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tersebut, mengulik perjuangannya dalan memajukan Batik Batam ini.

SEMPAT MATI SURI
Menurutnya, dulu batik Batam ini sempat mati suri. Namun setelah ia menakhodai Dekranasda, dia mulai melakukan mapping mana saja masalah yang harus diselesaikan.

“Saat itu saya bertanya, ‘mau dibawa ke mana batik Batam ini?’ Akhirnya muncul ide dan Alhamdulillah, Allah lapangkan jalan. Kurang lebih tiga tahun ini batik Batam sudah mulai banyak yang memakai,” jelasnya.

Usaha ini terus dia kembangkan melalui membentuk komunitas usaha, hingga pergelaran busana. Bahkan menggandeng universitas di Batam untuk membantu pemasaran.

Tak hanya itu banyak warga Batam yang terbantu ekonominya, setelah dia libatkan dalam usaha ini. Hingga akhirnya menjelma kampung tenun di pulau Ngenang, Kecamatan Nongsa.

BATIK BATAM UNTUK SERAGAM SEKOLAH
Kini setelah semua berjalan maju, ada lagi satu azam Marlin. “Ada program saya yang sudah saya siapkan yaitu anak sekolah wajib memakai batik Batam, guna meringankan beban orang tua,” jelasnya.

Untuk melaksanakan program ini, Marlin sudah siapkan SDM, mayoritas perempuan, untuk membatik.

“Dulu pembatik saya sekitar 5 orang, sekarang Alhamdulillah sudah 20 orang. Dari sana kita bisa membantu orang-orang yang memang gemar membatik,” kisahnya.

Untuk ke depan, Dekranasda Kota Batam dia harap lebih mandiri lagi mengembangkan potensi di sekitarnya. “Jangan setelah saya selesai malah redup,” pesannya.

Marlin berharap, semua di Dekranasda lebih kreatif lagi mengembangkan kerajinan yang telah dia rintis. “Pesan saya, kalau ada yang ingin membeli, misal wisatawan mancanegara, antarlah mereka ke perajin atau gerai batik binaan Dekranasda,” pintanya.

Usai memberi sambutan, Marlin diantar berkeliling melihat langsung pameran dan proses pembuatan batik. “Bagus bagus ya,” komentar Ketua TP PKK Kota Batam ini. ***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *