Gowes 67 Kilometer, Jefridin Sambangi Beberapa Tempat Ikonik di Batam

Kabar Baik dari Batam

Gowes 67 Kilometer, Jefridin Sambangi Beberapa Tempat Ikonik di Batam

2 min read

BRAVO.... Jefridin mengangkat sepeda lipatnya bersama tim di tengah tur wisata mereka Minggu (1/8/2020) pagi.

MINGGU (2/8/2020) pagi, Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin kembali gowes melalap rute 67,94 kilometer. Bedanya kali ini, Jefridin beserta lima rekannya, berkunjung ke beberapa tempat ikonik di Kota Batam.

“Gowes kali ini kita santai saja. Sambil refreshing, dapat sehatnya, dapat segarnya,” jelasnya.

Seperti biasa, ayah dua anak ini mulai mengayuh sepeda lipatnya dari Tiban 1, Kecamatan Sekupang dimana dia bermukim, usai Subuh, atau sekitar pukul 05.30 WIB.

Dari Tiban rombongan kecil tersebut langsung tembak Nagoya. Di sana mereka berhenti sebentar untuk sarapan di kedai Harum Manis. “Mie lendir di sini enak,” ujarnya.

Selesai sarapan, seiring makanan diolah menjadi tenaga, pejabat teras yang baru saja gowes 124 kilometer di Bintan tersebut, melanjutkan lagi kelananya menuju Bengkong mengambil rute Pelita terus ke Bukit Seraya Atas.

Namanya saja sudah bukit, jadi jalan yang dilalui menanjak tajam. Namun karena sudah terbiasa, semua bisa dilalui dengan baik.

Rombongan pun mampir sebentar di Cafe Bukit Cinta untuk sekadar foto bersama sambil menikmati pemandangan Kampung Seraya di pagi hari yang terhampar di bawah. Indah, megah.

Lanjut lagi…

Tak lama kemudian rombongan memasuki wilayah Kecamatan Bengkong. Di sini mereka menuju komplek wisata Golden City, Bengkong Laut.

Mereka melintasi jalan di antara rapatnya pohon pinus. Pucuk-pucuknya seperti berebut, bergeser berdesak berjalin tangan seolah menyambut kedatangan Jefridin dan rombongan.

“Kawasan ini enak dikunjungi di pagi hari. Udaranya masih segar dengan pohon Pinus yang rumbun menjulang,” kesan Jefridin.

Ada beberapa objek wisata yang bagus di sini. Tapi Jefridin memilih berfoto di depan masjid Muhammad Cheng Hoo.

Usai menikmati indahnya kuasa Tuhan berpadu kreasi manusia di kawasan tersebut, rombongan langsung gowes lagi menuju objek wisata New Ocarina, di Kecamatan Batam Kota.

Lagi-lagi di sini mereka mengabadikan momen berfoto di antara lorong-lorong instagramable yang berada di kawasan yang dibangun sejak 2009 lalu tersebut.

Hari kian siang, dua jam sudah Jefridin dan rekan gowes. Kini tibalah mereka kembali ke tempat start di Tiban 1.

Rombongan pulang melewati Kepri Mall, lalu lurus ke Flyover Laluan Madani, melalui tanjakan “neraka” Vista Hotel.

Bukannya lelah, Jefridin dan rombongan kian semangat dan melaju ke Seiharapan, kemudian tembus ke Pelabuhan Sekupang.

Setibanya di Taman Kolam, mereka berhenti untuk melepas lelah sembari melihat hamparan air di taman tersebut.

Selanjutnya, gowes jalan lagi. Namun bukannya melewati jalan darat, rombongan malah memilih jalan terjal berliku. Mereka mendaki jalan Acasia Hotel.

Dari sini, sudah tak ada lagi tanjakan ekstrem. Jefridin terus memimpin melewati Patam Lestari, Citra Land, Puskesmas Mentarau hingga kemudian finish di tempat start di Tiban 1.

Dari sini, suami Hj Hariyanti Jefridin ini langsung balik menuju kediamannya: home sweet home.

Aplikasi pencatat menunjukkan mereka menempuh jalan sejauh 67,94 kilometer dalam waktu tiga jam 45 menit! ***

previous arrow
next arrow
Slider

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *