Batam Masih Defisit Tenaga Kesehatan, Marlin Lecut STIKes Jawab Tantangan Ini

Kabar Baik dari Batam

Batam Masih Defisit Tenaga Kesehatan, Marlin Lecut STIKes Jawab Tantangan Ini

2 min read

KETUA Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam Hj Marlin Agustina, saat bersilaturahmi dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Bunda Persada, Batam Kota, Selasa (4/8/2020), pukul 09.00 WIB.

BATAM masih kekurangan ribuan tenaga kesehatan. Padahal memiliki peran penting dalam pemenuhan hak kesehatan masyarakat.

Hal inilah yang diungkap Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam Hj Marlin Agustina, saat bersilaturahmi dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Bunda Persada, Batam Kota, Selasa (4/8/2020), pukul 09.00 WIB.

Dalam pertemuan yang digelar di Aula Mitra Bunda RSHB itu, Marlin menyoroti rasio tenaga perawat dan bidan di Kota Batam berada di bawah Indikator Indonesia Sehat.

Bayangkan, 107 perawat masih melayani 100 ribu penduduk. Bahkan 45 bidan melayani 100 ribu penduduk.

“Seharusnya jika mengacu pada Indikator Indonesia Sehat, 117 perawat melayani 100 ribu penduduk dan 100 bidan melayani 100 ribu penduduk,” pesannya.

Karena itu sempena kunjungannya kali ini, Marlin berharap STIKes Mitra Bunda Persada berkembang pesat menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di Batam dan Kepulauan Riau umumnya.

Selain itu, lanjutnya, STIKes harus mampu mencetak anak-anak yang mampu bersaing, memiliki jejaring luas, dan dapat mandiri. Sehingga menjadi daya tarik calon bidan dan perawat bersekolah di sini.

“Ayo kembangkan institusi ini agar dapat berkembang dan dapat bersaing di nasional ataupun internasional,” harapnya yang disambut tepuk tangan.

Sekadar diketahui STIKes Mitra Bunda Persada, berada di bawah naungan Yayasan Harapan Bunda Batam, merupakan sekolah yang bernaung di bawah satu yayasan dengan Rumah Sakit Harapan Bunda.

Sejak berdiri pada 2002, STIKes Mitra Bunda Persada kini telah memiliki 4 program studi sarjana, 2 program diploma, dan 2 program profesi.

“STIKes Mitra Bunda Persada ini menarik karena menjadi institusi pertama di Kepri. Karena itu saya berharap bisa menjadi icon ke dunia luar,” harapnya.

Hadir dallam acara ini, pengurus Ikatan Bidan Indonesia Batam dan Kepri, serta Ketua Yayasan Harapan Bunda Batam Hj Gusnawati AMd Keb. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.