Bersama P3DI, Marlin Ingin Perempuan Kepri Berdaya Guna dan jadi Panutan Masyarakat

Kabar Baik dari Batam

Bersama P3DI, Marlin Ingin Perempuan Kepri Berdaya Guna dan jadi Panutan Masyarakat

2 min read

BEBERAPA dekade lalu di Batam banyak muncul tokoh perempuan. Mereka tampil di beragam peran, ada pengusaha, anggota DPRD, hingga pendidikan. Namun saat ini jarang terdengar lagi.

Fenomena tersebut mengemuka dalam silaturahmi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam Hj Marlin Agustina bersama Perempuan Peduli Pembangunan Daerah Indonesia (P3DI) Kota Batam, di Sekupang, Rabu (5/8/2020) pukul 09.00 WIB.

Menurut Marlin salah satu penyebabnya adalah stigma perempuan yang harus berkutat di soal domestik (rumah saja), membuat terlambat berkiprah dalam segala hal, baik itu bidang usaha hingga politik.

Sebagai salah satu indikatornya adalah jumlah perempuan yang memegang jabatan publik masih sangat sedikit.

“Jujur saja di Kota Batam kita kekurangan tokoh perempuan dan pemimpin perempuan, baik itu di eksekutif dan legislatif,” ulas Marlin.

Akibat kurang berperan, atau rendahnya partisipasi kian perempuan di publik, akibat membuat kaum Hawa jarang sekali terlibat atau dilibatkan dalam penyelesaian permasalahannya sendiri.

“Kalau sudah begini siapa yang rugi?” ujar Marlin.

Menurut Marlin tujuan dirinya mengajak perempuan turut serta di bidang pembangunan, untuk mengangkat harkat serta kualitas dari perempuan itu sendiri.

Sebab, keterlibatan perempuan menjadi syarat mutlak dalam upaya mewujudkan
pembangunan yang berkeadilan.

Sebagaimana pernah dia paparkan sebelumnya, Negara tidak mungkin sejahtera jika para perempuannya dibiarkan tertinggal, tersisihkan dan tertindas.

Karena itu saat ini negara menuntut peranan penuh dari kaum perempuan dalam segala bidang. Perempuan mempunyai hak, kewajiban dan kesempatan yang sama dengan pria dalam pembangunan di segala bidang.

“Saya sudah keliling ke mana-mana, dan memang sebenarnya banyak perempuan di Batam ini yang cerdas. InshaAllah kita bisa maju kalau kita bersatu,” jelasnya.

Selanjutnya sekarang, Marlin mengajak semua mempersiapkan diri, bisa juga melalui kaderisasi, lihat perempuan yang memiliki potensi sebagai pemimpin, lalu dukung.

“Sehingga di masa depan kita memiliki pemimpin atau tokoh perempuan yang menjadi panutan,” jelasnya.

Namun Marlin meminta agar jangan kebablasan dengan mengingkari kodrat sebagai istri dan juga ibu bagi anak-anaknya.

“Tapi jangan lupa ya… Kita boleh ikut seluruh kegiatan, asal jangan lupakan peran di rumah tangga,” ingatnya.

Pertemuan ini berlangsung semarak. Sambutan pun luar biasa diterima Marlin sejak pertama kali masuk ke ruang pertemuan. Bahkan banyak yang meneriakkan yel-yel agar Marlin terus maju dan semangat.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua P3DI Kepri Yani Susanti, Amd, Camat Sekupang, Lurah Tibanbaru, Kepala Puskesmas Tibanbaru, beserta perangkat lain.

𝘞𝘢𝘭𝘢𝘶𝘱𝘶𝘯 𝘩𝘪𝘵𝘢𝘮 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯𝘭𝘢𝘩 𝘥𝘪𝘩𝘪𝘯𝘢
𝘉𝘪𝘢𝘳 𝘩𝘪𝘵𝘢𝘮 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬𝘭𝘢𝘩 𝘣𝘪𝘯𝘢𝘴𝘢
𝘗𝘦𝘳𝘦𝘮𝘱𝘶𝘢𝘯 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘮 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘢𝘺𝘢 𝘨𝘶𝘯𝘢
𝘉𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘗3𝘋𝘐 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘣𝘪𝘴𝘢

Demikian pantun penutup dari Marlin. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *