BKMT Minta Marlin Motivasi Kaum Perempuan

Kabar Baik dari Batam

BKMT Minta Marlin Motivasi Kaum Perempuan

2 min read

KETUA Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam Hj Marlin Agustina didampingi Ketua BKMT Kota Batam Hj Hasyimah Nyat Kadir (kiri).

BADAN Koordinasi Majelis Taklim (BKMT) Kota Batam menggelar pertemuan dengan para pengurus. Dalam kesempatan ini, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam Hj Marlin Agustina ikut diundang.

Acara yang bertempat di gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, dibuka oleh Ketua BKMT Kota Batam Hj Hasyimah Nyat Kadir dengan menyampaikan rasa bahagianya bisa bersilaturahmi dan berjumpa dengan Marlin.

“Perempuan yang mau turun di masa pandemi ini adalah perempuan yang sehat. Semoga ibu Marlin selalu sehat ya,” ucap Hasyimah yang langsung diaminkan para pengurus BKMT di 12 Kecamatan di Kota Batam ini.

Tak lupa Hasyimah titip pesan Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR), untuk selalu menjaga tiga hal di masa pandemi Covid-19 ini, yakni pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan.

“Semoga pandemi ini cepat berlalu,” harap Kepala Dinas Sosial Kota Batam ini.

Tiba giliran Marlin, tokoh perempuan ini lantas sharing tentang pengalamannya selama bergelut di beberapa organisasi kaum perempuan ini.

Menurutnya, kualitas kaum perempuan di Batam dan Kepulauan Riau saat ini sudah sangat bagus. Perannya pun sudah banyak mengisi di semua lini. Mereka kuat dan hebat.

Namun secara kuantitas perannya masih kurang. Khususnya dibanding kaum laki-laki.

“Itulah mengapa saya ingin membuka paradigma berpikir baru bagi kaum perempuan, bahwa kita mempunyai peran besar dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Namun Marlin tak menutup mata bahwa masih banyak kaum perempuan di Kepri ini, yang belum mendapatkan pendidikan layak karena berbagai faktor penghambat, seperti nilai-nilai budaya dan ekonomi. Sehingga membuat langkah untuk maju dan berkarya semakin terbatas.

Inilah yang membuat Marlin terpanggil untuk berjuang membantu upgrade kualitas dan keterampilan yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas kaum perempuan.

“Karena itu, ayo bangkit bu. Optimalkan peran. Sebagai perempuan kita bisa maju kok. Lihat potensi diri. Jangan hanya diam dan menunggu saja ibu ibu. Sayang sekali kan..?” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *