Baca Sambutan Upacara HUT ke 59, HMR: Pramuka Harus Ubah Hambatan jadi Peluang

Kabar Baik dari Batam

Baca Sambutan Upacara HUT ke 59, HMR: Pramuka Harus Ubah Hambatan jadi Peluang

2 min read
PERAN Gerakan Pramuka Ikut Membantu dalam Penanggulangan Bencana Covid-19 dan Bela Negara.

Demikian tema Nasional Hari Praja Muda Karana (Pramuka) yang dibacakan Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR), sebagai pembina upacara Hari Ulang Tahun ke-59 Pramuka, di Dataran Engku Putri Batam Center, Selasa (18/8/2020) pukul 07.30 WIB.

Dalam teks dari Ketua Kwarnas Pramuka Budi Waseso yang dibacakan tersebut, HMR menjelaskan, tema tersebut sejalan dengan upaya yang ditunjukkan Kwartir Nasionao (Kwarnas) melalui pembentukan Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 dan upaya untuk menggerakkan Pramuka Peduli di seluruh kwartir guna membantu pemerintah daerah mengendalikan wabah, serta membantu warga yang terdampak.

Sebab, kegiatan penanggulangan wabah penyakit tersebut merupakan bukti eksistensi bahwa Gerakan Pramuka menjadi bagian penting dalam upaya bela bangsa dan negara Indonesia tercinta.

Tak hanya itu, anggota pramuka siaga, penggalang, penegak, pandega dan anggota dewasa Gerakan Pramuka dalam melakukan setiap kegiatan sosial juga harus menerapkan protokol kesehatan yang dibutuhkan untuk mencegah penularan Covid-19.

HMR melanjutkan, Pramuka mengubah hambatan menjadi peluang. Misalnya di saat Covid-19, dimana komunikasi banyak dilakukan dalam jejaring (on-line) banyak kwartir dan gugus depan tetap bisa melakukan kegiatan dan pelatihan secara daring.

Tujuannya terus meningkatkan kecakapan hidup pramuka dan menjalin silaturahmi dengan pramuka di dalam dan luar negeri.

Karena wabah Covid-19 masih mendera, jumlah peserta upacara pun dibatasi dan dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Di antara mereka yang hadir ada Ketua Kwarcab Pramuka Batam H Amsakar Achmad yang juga Wakil Walikota Batam, Ketua Harian Kwartir Cabang Pramuka Batam yang juga Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Batam Hj Marlin Agustina, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Batam.

Selain dihadiri Asisten, pimpinan OPD, camat, lurah di lingkungan Pemko Batam upacara juga dihadiri perwakilan Pramuka se Kota Batam. Namun karena dilaksanakan di masa pandemi Covid-19, maka upacara HUT Pramuka tahun ini tidak melibatkan peserta didik dari Siaga (SD), Penggalang (SMP) dan Penegak/Pendega (SMA dan Perguruan Tinggi.

“Peserta upacara hanya dihadiri oleh Orang Dewasa (Majelis Pembimbing, Andalan Cabang, Pelatih, Instruktur dan Pembina. Khusus pembina kita undang masing-masing sekolah hanya 2 orang terdiri dari 1 orang Pembina Putra dan 1 orang Pembina Putri dari semua gugusdepan (SD, SMP, SMA, SMK Negeri Swasta),” jelas Jefridin kemarin.

Hal lain yang berbeda dari upacara hari Pramuka pada tahun sebelumnya adalah, ditiadakannya atraksi seperti smapur dan sebagainya

Selain itu, peserta upacara wajib mengikuti aturan protokol kesehatan. Semua wajib pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan.

Seperti biasa, acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada anggota Gerakan Pramuka Kota Batam, bahkan ada yang menerima penghargaan Lencana Darma Bhakti. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *