Embun Pagi HMR

Kabar Baik dari Batam

Embun Pagi HMR

1 min read
SUATU hari Ibnu Sina (Avicienna) istirahat dari sebuah perjalanan jauh. Dia duduk di tempat teduh sambil menikmati bekal yang dibawanya

Tiba-tiba ada seseorang yang menunggang keledai turun dan mengikat keledai berdekatan dengan kuda milik Ibnu Sina. Supaya keledainya bisa ikut memakan jerami.

Ketika ia duduk, Ibnu Sina berkata: “Keledaimu jauhkan dari kudaky supaya tidak ditendangnya.”

Namun, orang yang diajak bicara itu diam. Tak lama si keledai ditendang kuda hingga cidera.
Pemilik keledai marah kepada Ibnu Sina dan
meminta tanggung jawabnya. Ibnu Sina tidak menjawab terdiam saja.

Sampai kemudian si pemilik keledai mendatangi hakim dan meminta agar Ibnu Sina membayar atas cidera keledai.

Saat ditanya oleh hakim pun Ibnu Sina terdiam
Hakim kemudian berkata kpd org yg mengadu: “Apakah ia bisu?”

Orang itu menjawab: “Tidak, tadi bicara padaku.” Hakim bertanya: “Apa yang ia katakan?”

Orang itu kembali menjawab:
“Jangan dekatkan keledaimu nanti ditendang kudaku.”

Setelah mendengar jawaban itu, sang hakim langsung tertawa dan berkata kepada Ibnu Sina:

“Anda ternyata pintar. Cukup diam dan kebenaran terungkap.”

Sambil tersenyum Ibnu Sina berkata kepada hakim, “Tidak ada cara lain untuk menghadapi orang bodoh adalah dengan diam.” ***
______
Sumber: Buku 𝗖𝗶𝘁𝗮 𝗛𝘂𝗺𝗮𝗻𝗶𝘀𝗺𝗲 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺
karya George Abraham Makdisi
Foto: ilustrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *