Usai Salat Berjamaah di Masjid Penyengat, HMR dan Marlin Ziarahi Makam Engku Putri

Kabar Baik dari Batam

Usai Salat Berjamaah di Masjid Penyengat, HMR dan Marlin Ziarahi Makam Engku Putri

2 min read

Walikota Batam H Muhammad Rudi, didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin saat menziarahi makam Engku Putri. Tampak di belakang, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam Hj Marlin Agustina, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Batam Hj Hariyanti Jefridin.

TRADISI ziarah sangat kental dalam kebudayaan Melayu. Inilah yang kerap dilakukan Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam Hj Marlin Agustina.

Minggu (23/8/2020), HMR kembali mengunjungi Penyengat didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, Ketua Dharmaย Wanita Persatuan Kota Batam Hj Hariyanti Jefridin, Ketua Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kota Batam ustad Lukman Rifai dan rombongan.

Rombongan tiba di Pulau Mas Kawin Sultan Mahmud Syah kepada Raja Hamidah, pukul 16.45 WIB. Kemudian rombongan menunggu salat Maghrib.

Begitu Maghrib tiba, HMR mengajak salat berjamaah di Masjid Raya Sultan Riau, atau dikenal dengan Masjid Penyengat. Dilanjutkan salat Isya berjamaah.

Masjid Pulau Penyengat sampai saat ini masih terawat baik. Dindingnya memadukan warna hijau dan kuning keemasan. Masjid yang ditopang oleh empat tiang beton itu tampak kokoh.

Keberadaan 17 buah menara dan kubah membuat masjid itu pun tampak indah. Masjid ini dibangun sekitar tahun 1832 oleh Raja Abdul Rahman, menggunakan campuran pasir dan putih telur dan tanah liat.

Selanjutnya HMR, Marlin beserta rombongan melakukan ziarah ke Komplek Makam Raja/Engku Hamidah (Engku Puteri) yang ada di dalam pemakaman ini.

Dilanjutkan menziarahi Komplek Makam Raja Ali Haji, Makam Raja Haji Fisabilillah, serta diakhiri di Balai Adat Indra Perkasa, kemudian rombongan bertolak ke Batam.

Pulau Penyengat menyimpan banyak kisah sejarah. Pada tahun 1800-an, pulau ini menjadi negeri tempat kediaman Sultan Riau-Lingga, dimana kekuasaannya mencakup hingga Singapura dan Semenanjung Malaysia.

Pulau Penyengat terletak di sebelah barat Kota Tanjungpinang sejauh kurang lebih 1,5 km dari Kota Tanjungpinang. Luasnya tidak lebih dari 1,5 km.

Tanahnya berbukit-bukit terdiri dari pasir bercampur kerikil, sementara pantainya umumnya landai; sebagian berumput, sebagian lagi berbatu karang.

Kini Pulau Penyengat adalah sebuah pulau kecil berstatus kelurahan yang bernama Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang.

Jarak Pulau Penyengat dari Tanjungpinang hanya sekitar 1,5 km. Pulau tersebut terlihat dari Kota Tanjungpinang. Waktu tempuh pompong ke Pulau Penyengat hanya sekitar 10 menit. ***
________

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright ยฉ Katabatam.com | Newsphere by AF themes.