Pembagian Seragam Gratis karena HMR Dengar Curhatan Ibu-ibu kepada Bunda PAUD

Kabar Baik dari Batam

Pembagian Seragam Gratis karena HMR Dengar Curhatan Ibu-ibu kepada Bunda PAUD

2 min read

SUDAH hampir sebulan Pemerintah Kota Batam berkeliling, membagikan seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP negeri di Kota Batam.

Ditemui di sela-sela pembagian seragam gratis kepada peserta didik baru di Kecamatan Belakangpadang, Rabu (26/8/2020), Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Batam Hj Marlin Agustina menjelaskan asal muasal keputusan ini.

“Bantuan seragam ini juga sebenarnya ada pesan dari ibu-ibu yang anaknya dulu kita bina di PAUD. Ibu-ibu curhat ke saya, tentang kondisi ekonomi masa Covid-19 ini. Jadi saya sampaikanlah ke Pak Wali (Walikota Batam H Muhammad Rudi/HMR). Tadinya saya minta (seragam gratis) untuk SD saja. Alhamdulillah dari Pak Wali dikasih juga yang SMP,” ungkap Marlin.

Mendengar usulan tersebut, HMR langsung menghubungi Bank Riau Kepri Cabang Batam, hingga kemudian melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), bank tersebut mengabulkan usulan ibu-ibu ini.

Tentu saja Marlin menyampaikan terima kasih kepada Bank Riau Kepri yang begitu peduli terhadap masyarakat Batam. Apa lagi dana CSR dari bank daerah ini sudah banyak disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan.

Dalam pembagian seragam yang dipusatkan di Gedung Nasional, Pulau Belakangpadang kemarin, Bunda Marlin hadir karena peserta didik baru khususnya siswa SD ini dulunya merupakan anak-anak PAUD.

Kepada orang tua siswa, Marlin berpesan untuk menyusun prioritas kebutuhan. Di masa serba sulit seperti sekarang, pengeluaran yang tidak terlalu penting sebaiknya ditunda terlebih dulu.

“Kalau biasanya kuota (internet) dipakai untuk media sosial, sekarang kita gunakan kuota itu untuk pendidikan anak di rumah. Buka internet untuk menambah wawasan pengetahuan kita. Supaya kita bisa mengajar anak di rumah, karena sekarang sekolah masih daring kan,” ujar Marlin.

Menurutnya, Walikota Batam sudah berencana membuka kembali sekolah untuk kegiatan belajar mengajar siswa pada pertengahan Agustus lalu. Namun karena muncul klaster-klaster Covid-19 baru, rencana tersebut akhirnya terpaksa ditunda.

Untuk itu, supaya Covid-19 segera berlalu, Marlin ajak ibu-ibu bantu pemerintah, sosialisasikan tentang penggunaan masker, jaga jarak, cuci tangan.

“Kita mulai dari keluarga kita saja dulu. Kalau suami keluar rumah, ingatkan pakai masker selalu. Bila perlu kita selipkan masker di koceknya. Anak-anak juga kita pesankan begitu. Covid ini melanda Kota Batam sangat luar biasa. Semua ini harus diatasi kita bersama,” pesannya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *