Batamkota Juara Umum MTQ, Bukti Religi Masih Menjadi Jati Diri…

Kabar Baik dari Batam

Batamkota Juara Umum MTQ, Bukti Religi Masih Menjadi Jati Diri…

2 min read

Walikota Batam H Muhammad Rudi saat menyerahkan trophy juara umum MTQ Ke-30 Tingkat Kota Batam kepada Camat Batamkota Aditya Guntur Nugraha, Sabtu (29/8/2020).

KECAMATAN Batamkota membuktikan, kendati dikepung ribuan industri, pusat bisnis, dan simbol moderen, tapi jati diri daerah yang memiliki nilai religi masih kuat.

Buktinya kecamatan yang dipimpin Aditya Guntur Nugraha ini, berhasil menjadi juara umum dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Al-Quran (MTQ) Ke-30 Tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center.

Trophy juara umum untuk kafilah Kecamatan Batamkota ini diserahkan Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) kepada Camat Batamkota Aditya Guntur Nugraha, seiring dengan penutupan MTQ Ke-30 Tingkat Kota Batam, Sabtu (29/8/2020) malam.

Kemenangan kafilah Batamkota sebagai juara umum diperoleh setelah berhasil mengumpulkan nilai 77.

Kemudian disusul Kecamatan Sagulung dengan nilai 75, Kecamatan Nongsa dengan nilai 46, Kecamatan Bengkong dengan nilai 45, Kecamatan Lubuk Baja dengan nilai 38 dan Kecamatan Batuampar dengan nilai 31.

Dengan hasil tersebut Kecamatan yang berada di jantung Kota Batam ini berhasil mempertahankan juara umum berturut-turut. Dimana pada tahun lalu atau MTQ Ke-29, tingkat Kota Batam juga berhasil menjadi juara umum.

Wakil Walikota Batam H Amsakar Achmad dalam sambutannya mengucapkan selamat atas prestasi kafilah Batamkota ini.

Kepada sang juara, Amsakar berpesan agar tidak berbesar hati. Tapi diharapkan bisa terus belajar dan menjadi wakil Kota Batam ditingkat Provinsi, Nasional dan Internasional. Sehingga benar-benar bisa dibanggakan oleh seluruh masyarakat Kota Batam.

Begitu juga kepada kafilah yang belum mendapatkan juara, pihaknya berharap tidak berkecil hati. Namun harus dijadikan motivasi untuk terus belajar, sehingga ke depan bisa menorehkan prestasi yang lebih baik lagi sesuai dengan yang diharapkan bersama.

“Intinya baik yang menang ataupun yang belum beruntung harus terus belajar. Pada hakikatnya menjadi juara MTQ itu penting, tapi jauh lebih penting bagaimana setelah ini kita semua bisa menjadi lebih baik lagi,” jelasnya. ***
______

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.