Kata Batam Gowes ke Rumah Limas Potong, Rumah Tradisional Terakhir di Tanah Batam

Kabar Baik dari Batam

Kata Batam Gowes ke Rumah Limas Potong, Rumah Tradisional Terakhir di Tanah Batam

1 min read

KATA BATAM CYCLING kembali menjelajah tempat-tempat yang untuk berfoto sambil gowes di Batam. Tujuan kali ini adalah Batubesar, Kecamatan Nongsa, Kamis (3/9/2020) pagi.

Ini adalah tour yang kedua tim Kata Batam Cycling dalam meneroka tempat-tempat eksotis bagi pegowes untuk berfoto.

Batam adalah tempat dengan banyak spot foto untuk mengisi feeds Instagram, yang juga dapat dikunjungi oleh siapa saja karena gratis.

“Kita ingin menghimpun tempat-tempat yang indah sebagai destinasi wisata goweser Kota Batam. Tempat indah ini adalah sisi lembut Batam, dibalik menjamurnya gedung-gedung tinggi yang menjulang hingga ke langit,” ujar Yusfa Hendri, sang inisiator.

Rombongan start dari KBC Batam Center, menuju Botania, lanjut ke arah BCL, hingga kemudian belok ke sekolah Global.

Dari sini menyusuri jalan ke arah Batu Besar. Kemudian menuju rumah makan Mak Nyah untuk sarapan di sana.

Selang satu jam, lanjut lagi ke sebuah situs sejarah Rumah Limas Potong di Kampung Melayu, Batubesar. Di sini, Kata Batam Cycling berhenti untuk berfoto bersama.

Rumah panggung itu terbuat dari kayu. Berdiri tegak di atas tiang pancang setinggi 1,5 meter, rumah bercat krem itu terlihat lebih tinggi dari rumah-rumah lain di sebelahnya. Atapnya spandek, terlihat lebih modern dibandingkan dinding papan rumahnya.

Ada pagar besi yang mengelilingi. Di pintu gerbang, ada semacam prasasti bertuliskan Selamat Datang yang menyambut setiap tamu yang berkunjung.

“Rumah ini terbilang istimewa karena merupakan rumah tradisional Melayu satu-satunya yang masih bertahan di Batam,” ujar Yusfa.

Usai dari tempat bersejarah ini rombongan kembali pulang ke titik start melalui jalur yang sama. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *