Buka Pengajian BKMT, Marlin Sebut Kualitas Ibu Indikator Penting dalam Kemajuan Daerah

Kabar Baik dari Batam

Buka Pengajian BKMT, Marlin Sebut Kualitas Ibu Indikator Penting dalam Kemajuan Daerah

2 min read

PENASIHAT BKMT Kota Batam Hj Marlin Agustina, saat membuka Wirid Pengajian BKMT Kecamatan Lubukbaja, di Masjid Darul Hijrah, Blok 6, Kelurahan Batuselicin, Kecamatan Lubukbaja, Kamis (10/9/2020) pukul 13.00 WIB.

BAGAIMANA cara mengukur maju tidaknya sebuah derah? Mudah saja, lihatlah kualitas ibu-ibunya.

“Kualitas ibu-ibu menjadi salah satu indikator kemajuan derah, karena memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak. Khususnya menciptakan generasi berkualitas juga,” ujar Penasihat Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Batam Hj Marlin Agustina.

Hal ini dia sampaikan saat membuka Wirid Pengajian BKMT Kecamatan Lubukbaja, di Masjid Darul Hijrah, Blok 6, Kelurahan Batuselicin, Kecamatan Lubukbaja, Kamis (10/9/2020) pukul 13.00 WIB.

Selain peserta, kegiatan bertema “Dengan Wirid BKMT Kita Jalin Kebersamaan dalam Mendukung Pembangunan Kota Batam”, juga dihadiri Camat Lubukbaja Novi Hasmadyastuti bersama staf dan para lurah.

Marlin melanjutkan, tak mudah bisa “mencetak” anak yang berkualitas. Semua dimulai dengan menanamkan akhlak kepada anak-anaknya. Agar ini berhasil, tentunya harus dicontohkan oleh kedua orangtuanya, dalam hal ini yang paling dekat adalah ibu.

Ada beberapa fase emas yang harus dilalui seorang ibu dalam mendidik anak. Hebatnya, ibu yang berkualitas memahami ini secara otodidak.

“Menurut pendapat para ahli, fase tersebut dimulai saat dari kandungan hingga umur 4 tahun. Lanjut usia 4 tahun hingga 8 tahun,” jelas Marlin.

Inilah mengapa disebut peranan seorang ibu merupakan amanah sangat berat. Sebab, ibu harus menjadikan anak-anaknya baik, saleh, salehah serta menjaga anaknya dari hal-hal negatif saat ini.

“Makanya, jadilah perempuan yang berkualitas lagi berwawasan, karena kedepan di Kepri membutuhkan tokoh perempuan yang bisa menjadi contoh untuk perempuan lain,” saran Marlin.

Selanjutnya Marlin mengajak agar kegiatan BKMT sebagai sarana meningkatkan ukhuwah tali silaturahmi tersebut ditingkatkan lagi.

Misal melalui dakwah internal serta pengajian dan tabligh akbar. Tentunya ini dapat dilakukan bila Covid-19 bisa ditaklukkan.

“Kuncinya memang Covid-19 harus reda dulu. Semua ini bisa dicapai bila kita semua bergerak membantu Pemerintah Kota Batam menegakkan disiplin protokol kesehatan,” jelas Marlin.

Sembari menyosialisasikan Perwako 49/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Batam, Marlin meminta agar semua melakukan 4M.

“Ke manapun kita melangkah, ingat selalu 4M: memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan,” ingatnya.

Marlin mengaku tak ingin ada siapapun kena sanksi. Sebab aturan ini dibuat semata-mata untuk menyelamatkan semua warga di tengah pandemi ini. ***
_______

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *