Marlin: Jika Ingin Semua Kembali, Tak Ada Jalan Lain, Kalahkan Covid-19!

Kabar Baik dari Batam

Marlin: Jika Ingin Semua Kembali, Tak Ada Jalan Lain, Kalahkan Covid-19!

2 min read

PENASIHAT Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Hj Marlin Agustina saat membuka Wirid BKMT Kecamatan Batuampar Tahun 2020, di Masjid Al-Istiqomah, Kavling Seitering, Kelurahan Tanjungsengkuang, Kecamatan Batuampar, Jumat (11/9/2020) pukul 13.30 WIB.

PENASIHAT Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Hj Marlin Agustina menyampaikan, di pasca Covid-19 melanda, warga seolah kehilangan sesuatu hal yang sangat berharga, yakni saling bersentuhan.

“Khususnya ibu-ibu, kan tak nyaman kalau bertemu tak saling memeluk atau cipika cipiki. Namun ini tak terelakkan, harus kita lakukan untuk memutus penularan Covid-19,”‘ jelasnya.

Hal ini Marlin sampaikan dalam acara Wirid BKMT Kecamatan Batuampar Tahun 2020, di Masjid Al-Istiqomah, Kavling Seitering, Kelurahan Tanjungsengkuang, Kecamatan Batuampar, Jumat (11/9/2020) pukul 13.30 WIB.

Tampak Camat Batuampar Tukijan, ikut hadir beserta staf kecamatan, para lurah dan tokoh masyarakat di wilayah tersebut.

Menurut Marlin, bersentuhan merupakan salah satu bahasa tubuh dan hal paling pertama yang dipelajari manusia.

Bahkan setiap sentuhan tangan memiliki dampak langsung bagi orang yang disentuh. Sehingga, secara tidak sadar, bersentuhan merupakan cara dasar untuk menunjukan dan menebar kasih sayang.

Yang dismapaikan Marlin ini dalam dunia ilmiah, juga sudah dibuktikan sebagai bagian dari kebutuhan manusia untuk berkomunikasi, dan menunjang kesehatan.

Misal tersebut dalam buku A Natural History of the Senses karangan Diane Ackerman, sentuhan memiliki kemampuan lebih kuat dari untaian kata maupun kontak emosional.

“Yang juga kita prihatin, anak-anak tak dapat sekolah bertatap muka dengan guru. Padahal hubungan emosional antara guru dan siswa tersebut tidak pernah akan bisa tergantikan,” terangnya.

Untuk itu Marlin menjelaskan, jika ingin semua ini kembali, maka tak ada jalan lain: lawan Covid-19, ikuti peraturan walikota Batam tentang protokol kesehatan 4M: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Hanya itu saja caranya ibu-ibu sekalian,” pungkasnya dalam acara yang mengambil tema “Peran Perempuan dalam Mendukung Pembangunan Kota Batam”, dengan penceramah Ustaz Asep ljudin.

Selanjutnya Marlin berharap, meski tak boleh bersentuhan, namun silaturahmi tetap harus terjaga. Sebab, bila silaturahmi ini hilang, maka dampaknya akan membuat apa yang para ahli sebut social illness, yang ujungnya pada mental illness.

Khusus untuk ibu-ibu Marlin meminta agar tingkatkan terus wawasan di masa pandemi ini. Sehingga bisa menciptakan anak-anak yang berwawasan dan berakhlak. Sebab ibu adalah guru pertama mereka. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.