𝘒𝘪𝘴𝘢𝘩 𝘎𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘒𝘦𝘤𝘪𝘭 𝘗𝘦𝘯𝘺𝘢𝘥𝘢𝘱 𝘒𝘢𝘳𝘦𝘵 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘉𝘢𝘳𝘢𝘯 (2): 𝗠𝗮𝗸 𝗠𝗶𝗱𝗮𝗵 𝗦𝗮𝗻𝗴 𝗜𝗻𝘀𝗽𝗶𝗿𝗮𝘁𝗼𝗿

Kabar Baik dari Batam

𝘒𝘪𝘴𝘢𝘩 𝘎𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘒𝘦𝘤𝘪𝘭 𝘗𝘦𝘯𝘺𝘢𝘥𝘢𝘱 𝘒𝘢𝘳𝘦𝘵 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘉𝘢𝘳𝘢𝘯 (2): 𝗠𝗮𝗸 𝗠𝗶𝗱𝗮𝗵 𝗦𝗮𝗻𝗴 𝗜𝗻𝘀𝗽𝗶𝗿𝗮𝘁𝗼𝗿

1 min read

Marlin saat menjadi bintang tamu acara masak Televisi Trans 7. 

WAKTU berlalu, musim berganti, Marlin Agustina pun sudah tumbuh menjadi gadis remaja di bangku SMA. Selain ibundanya, Marlin dekat dengan Mak Midah, penjual kue di seberang rumahnya.

“Mak Midah pandai bikin kue. Semua enak-enak. Ada kue lapis, apam, pisang, onde-onde, dan banyak lagi,” ungkapnya.

Marlin pun terinspirasi untuk belajar menjadi wirausaha kepada Mak Midah. Dia minta izin membantu menjual kue tradisional khas Melayu.

Tentu saja Mak Midah senang dan mengizinkan. Maka saat itu, mulailah Marlin menjadi penjual kue, dengan menjajakannya keliling kampung.

Dari sini Marlin dapat upah. “Lumayan untuk uang jajan sehari-hari,” kenangnya.

Marlin mengaku kagum pada Mak Midah yang bisa membuat kue begitu lezat. Ia pun penasaran ingin bisa melakukannya.

“Saya pun belajar memasak kue. Hingga setelah menikah, saya minta resep kue ke Mak Midah, dan dikasih. Aduh, saya senang sekali,” ulas Marlin.

Mau tahu siapa lelaki yang menikahi Marlin? Dia adalah Muhammad Rudi yang kelak di kemudian hari menjadi Walikota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan Batam.

Kini kita semua tahu, bahwa Marlin sukses sebagai pengusaha dan memimpin berbagai organisasi sosial di Batam.

Selain itu, kepiawaiannya dalam memasak dia terapkan untuk mengembangkan kuliner di Kota Batam.

Bahkan tak lama lagi kumpulan resep masakannya bersama ibu-ibu PKK Kota Batam siap dibukukan.

Marlin juga tak segan membagi ilmu wirausahanya untuk memberdayakan orang lain dengan membantu membuat industri kecil menengah.

Banyak penghargaan berhasil dia raih. Batik Batam dan kampung tenun Ngenang menjadi salah satu pencapaian gemilangnya hingga dikenal ke mancanegara.

“𝘚𝘢𝘺𝘢 𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘴𝘪𝘭 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘤𝘶𝘬𝘶𝘱 𝘣𝘢𝘪𝘬, 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘣𝘢𝘨𝘶𝘴, 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘢𝘮 𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘯𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘭𝘢𝘮𝘢. 𝘚𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘵𝘦𝘮𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵𝘯𝘺𝘢,” kata pendiri Apple Steve Jobs. ***
______
Bersambung…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.