Hore! Pelajar SD & SMP Se-Kota Batam, Kini Bisa Akses Internet Gratis

Kabar Baik dari Batam

Hore! Pelajar SD & SMP Se-Kota Batam, Kini Bisa Akses Internet Gratis

2 min read

WALIKOTA Batam H Muhammad Rudi menyerahkan secara simbolis bantuan kuota internet gratis bagi pelajar SD dan SMP se-Kota Batam di Aula Lantai 4 Kantor Walikota Batam, Kamis (17/9/2020).

“𝑃𝑒𝑟𝑖ℎ𝑎𝑙 𝑘𝑢𝑜𝑡𝑎 𝑖𝑛𝑖 𝑡𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑙 7 𝑆𝑒𝑝𝑡𝑒𝑚𝑏𝑒𝑟 𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑘𝑎𝑚𝑖 𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡 𝑠𝑢𝑟𝑎𝑡 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑘𝑒𝑚𝑒𝑛𝑡𝑒𝑟𝑖𝑎𝑛. 𝑆𝑒𝑙𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒ℎ𝑎𝑟𝑖, 𝑃𝑎𝑘 𝑊𝑎𝑙𝑖𝑘𝑜𝑡𝑎 (𝐻𝑀𝑅) 𝑙𝑎𝑛𝑔𝑠𝑢𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑚𝑒𝑟𝑖𝑛𝑡𝑎ℎ𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑚𝑖 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑛𝑑𝑎𝑘𝑙𝑎𝑛𝑗𝑢𝑡𝑖. 𝑈𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑖𝑡𝑢 𝑘𝑎𝑚𝑖 𝑙𝑎𝑛𝑔𝑠𝑢𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑟𝑘𝑜𝑜𝑟𝑑𝑖𝑛𝑎𝑠𝑖 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑜𝑝𝑒𝑟𝑎𝑡𝑜𝑟 𝑠𝑒𝑙𝑢𝑙𝑒𝑟…”

PELAJAR SD dan SMP se-Kota Batam kini tidak perlu pusing lagi dengan kuota internet yang membebani di masa pandemi Covid-19.

Walikota Batam H Muhammad Rudi menyerahkan secara simbolis bantuan kuota internet gratis bagi pelajar SD dan SMP se-Kota Batam di Aula Lantai 4 Kantor Walikota Batam, Kamis (17/9/2020).

Kuota ini terdapat pada kartu perdana yang dibagikan tiga operator seluler, Indosat, XL dan Axis dengan total 68 ribu kartu perdana.

Adapun rinciannya yakni dari Indosat sebanyak 28 ribu kartu sedangkan XL dan Axis sebanyak 40 ribu kartu.

“Selain yang akan dibantu Kemdikbud, pada acara ini bantuan kartu perdana dari Indosat dan XL ini, satu kartu paska registrasi mendapat 30 GB,” ucap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Hendri Arulan dalam laporannya.

Lanjut dia, sementara jumlah siswa SD dan SMP di Kota Batam mencapai 191.331 siswa. Untuk itu, pihaknya membuka diri jika masih ada bantuan lanjutan.

Satu sisi, ia tidak menampik operator-operator yang lain memberikan bantuan dengan cara yang lain, seperti mendatangi langsung sekolah-sekolah.

“Perihal kuota ini tanggal 7 September lalu kami dapat surat dari kementerian. Selang sehari, Pak Walikota (HMR) langsung memerintahkan kami menindaklanjuti. Untuk itu kami langsung berkoordinasi dengan operator seluler,” imbuhnya.

𝗦𝗲𝗸𝗼𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗕𝗲𝗹𝘂𝗺 𝗗𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗗𝗶𝗯𝘂𝗸𝗮
Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) menyampaikan karena pandemi, belajar dari rumah kini masih dilakukan. Menurut dia, kebijakan ini tak lepas dari upaya untuk menekan penyebaran virus penyebab Covid-19.

“Sebelum nanti dibuka, kita harus pahami dulu kondisi pandemi sekarang, angkanya sudah mencapai 1.000 kasus. Kalau saya buka sekolah tatap muka sekarang, maka saya masuk golongan orang yang ikut menghancurkan hidup anak-anak kita ini. Pertanggungjawabannya dunia akhirat,” ujar dia.

Lanjut dia, penyebaran Covid-19 sudah bersifat lokal. Terlebih dengan adanya kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang sulit terdeteksi kecuali dites swab, untuk itu tindakan pencegahan sangat perlu dilakukan. Untuk itu, dirinya juga tidak bosan-bosan mengajak masyarakat taati protokol kesehatan.

“Kalau tidak ada yang penting untuk keluar rumah, jangan keluar. Jika terpaksa, taati protokol kesehatan, terutama jangan lupa masker,” harap dia.

𝗦𝗶𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻 𝗥𝘂𝘀𝘂𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗜𝘀𝗼𝗹𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗮𝘀𝗶𝗲𝗻 𝗖𝗼𝘃𝗶𝗱-𝟭𝟵
Ia mengungkapkan, angka kasus covid-19 yang belakangan naik membuat Pemko Batam menyiapkan rusun sebagai tempat isolasi, sementara rumah sakit mulai penuh. Sementara dokter paru-paru juga terbatas.

“Maka dari itu, saya harap betul protokol kesehatan itu dijalankan,” ajak dia.

Ia menyampaikan, dirinya merupakan orang yang paling bertanggungjawab perihal Covid-19 di Batam, namun demikian ia menyadari perlu andil semua pihak agar Batam terbebas dari Covid-19.

“Saya ingin Januari 2021 sudah kembali normal kembali. Kalau ingin demikian, kita harus sama-sama wujudkan, kuncinya kita masing-masing proteksi diri. Sehingga belajar tatap muka, aktivitas kita, dan juga ekonomi bisa berjalan normal kembali,” pungkasnya. ***
______
Tim 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐞𝐧𝐭𝐞𝐫 Pemko 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.