RKWB: Tuntaskan Legalisasi, bagi Warga Kampung Tua Sertifikat Sangat Berharga

Kabar Baik dari Batam

RKWB: Tuntaskan Legalisasi, bagi Warga Kampung Tua Sertifikat Sangat Berharga

1 min read

RUMPUN Khazanah Warisan Batam ( RKWB ) Kota Batam minta agar proses legalisasi kampung tua tetap dilanjutkan, Minggu (4/10/2020).

Seperti diketahui telah ditetapkan 37 titik kampung tua di Kota Batam.

Tim Legalitas Kampung Tua Kota Batam telah memproses legalisasi ini selama kurang lebih 12 tahun sejak 24 Februari 2008.

Sejak itu, di tahun 2019, telah dilegalisasi sebanyak tiga kampung tua di Kota Batam, yaitu kampung tua Tanjungriau, Tanjunggundap dan Sungai Binti.

Selanjutnya pada 2020, empat titik kampung tua lainnya juga akan dibagikan sertifikat rumah.

“Tahun 2020, ada empat kampung tua, yaitu Nongsa Pantai, Punggur, Sei Langkai dan Tanjung Piayu, tinggal menunggu keluar sertifikatnya,” ujar Ketua Umum Rumpun Khazanah Warisan Batam, Machmur Ismail, di Gedung LAM Batam, Batam Centre.

Sertifikat ini, menurut Tim RKWB, sangat berharga bagi masyarakat penghuni kampung tua di Batam.

Mengingat, proses legalisasinya juga memakan waktu cukup panjang dengan berbagai kendala rumit.

Dengan demikian, Machmur berharap pemerintah dapat menggesa proses legalisasi 37 kampung tua di Kota Batam secepatnya.

Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Pemko Batam dan BP Batam dalam hal persoalan legalisasi kampung tua ini.

Salah satunya, RKWB meminta agar seluruh titik Pengalokasian Lahan (PL) yang masuk ke dalam kawasan Kampung Tua dapat dipindahkan, kemudian kawasan kampung tua dibebaskan dari hak pengelolaan lahan (HPL) BP Batam.

“Kami juga sudah menyurati DPRD Kota Batam, agar Ranperda RTRW jangan disahkan kalau legalisasi kampung tua belum selesai,” tegas Machmur. ***

Sumber:ย TRIBUNBATAM.id/Heningย Sekar Utami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright ยฉ Katabatam.com | Newsphere by AF themes.