𝘔𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘈𝘬𝘵𝘪𝘷𝘪𝘵𝘢𝘴 𝘚𝘦𝘬𝘥𝘢 𝘑𝘦𝘧𝘳𝘪𝘥𝘪𝘯 𝘐𝘬𝘶𝘵 𝘒𝘢𝘮𝘱𝘢𝘯𝘺𝘦 𝘝𝘪𝘳𝘵𝘶𝘢𝘭 𝘎𝘦𝘳𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘈𝘚𝘕 𝘕𝘦𝘵𝘳𝘢𝘭

Kabar Baik dari Batam

𝘔𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘈𝘬𝘵𝘪𝘷𝘪𝘵𝘢𝘴 𝘚𝘦𝘬𝘥𝘢 𝘑𝘦𝘧𝘳𝘪𝘥𝘪𝘯 𝘐𝘬𝘶𝘵 𝘒𝘢𝘮𝘱𝘢𝘯𝘺𝘦 𝘝𝘪𝘳𝘵𝘶𝘢𝘭 𝘎𝘦𝘳𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘈𝘚𝘕 𝘕𝘦𝘵𝘳𝘢𝘭

2 min read

> Jangankan Kasih Dukungan, Like & Comment Status Paslon di Medsos saja Dilarang

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kota Batam H Jefridin, mengikuti Kampanye Virtual Gerakan Nasional Netralitas Aparatur Sipil Negara (GNN-ASN) di Kantor Walikota Batam, Rabu (7/10/2020).

Melalui kampanye itu, Sekda mengingatkan semua ASN tetap menjaga netralitas dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

“ASN tak boleh bertindak sembarangan dalam pesta demokrasi, semua sudah diatur dan saya rasa ASN di lingkungan Pemko Batam sudah memahami aturan itu,” ujar Sekda.

Jefridin mengatakan, meski diminta netral, ASN punya hak pilih. Namun, dalam tahapan-tahapan pesta demokrasi ini, ASN diminta tidak terlibat guna mewujudkan birokrasi yang kuat dan mandiri.

“Menjaga netralitas ASN ini menjadi bagian dari program prioritas nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan perlu langkah-langkah pencegahan pelanggaran ASN di Pilkada, terutama dalam tahapan ini yang sudah masuk tahap kampanye pasangan calon kepala daerah.

“Jangankan untuk mengampanyekan pasangan calon, ASN tak boleh menyukai dan berkomentar di media sosial masing-masing kandidat di Pilkada,” kata dia.

Jefridin memaparkan, sesuai Undang-undang (UU) 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara, UU 10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, PP 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, dan Perbawaslu 6/2018 tentang Pengawasan Netralitas ASN dan Anggota TNI/POLRI, semua diatur larangan bagi ASN.

Adapun larangan tersebut seperti tidak boleh mendaklarasikan diri sebagai calon kepala daerah, memasang spanduk promosi calon kepala daerah, dilarang mengunggah, menyukai, mengomentari dan sebagainya serta menyebarluaskan gambar maupun pesan visi misi calon baik di media online maupun di media sosial.

“ASN juga dilarang menjadi pembicara dalam pertemuan parpol, foto bersama calon, mendekati parpol terkait pengusulan diri atau orang lain menjadi calon dan dilarang menghadiri deklarasi baik dengan atau tanpa atribut parpol,” kata dia.

Dalam saluran sama, Ketua KASN, Agus Pramusinto mengatakan, kampanye GNN-ASN ini merupakan upaya bersama mewujudkan netralitas ASN dalam penyelenggaraan Pilkada 2020. Kampanye ini sudah keempat kalinya digelar.

“Netralitas ASN merupakan platform kebijakan reformasi birokrasi,” kata dia.

Ia melanjutkan, asas netralitas ini merupakan bagian dari etika dan perilaku yang wajib dilakukan setiap ASN sebagai penyelenggara Negera.

Pelanggaran atas asas netralitas akan menjadi pintu masuk munculnya berbagai gangguan dan pelanggaran hukum lainnya, seperti gangguan pelayanan publik, tindak KKN, serta perumusan kebijakan yang mencederai kepentingan publik.

“Untuk itu, melalui kampanye virtual ini, saya memohon agar ASN tidak berpihak, bebas dari konflik kepentingan, bebas dari pragmatisme politik, dan bersikap adil,” kata Agus.

Dalam kesempatan tersebut, penyelenggara juga memutarkan video arahan dari Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin serta mendatangkan empat narasumber;

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Ketua KPK Firli Bahuri, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Peneliti senior Pusat Penelitian Politik-LIPI Siti Zuhro. Kampanye kali ini mengangkat tema ASN Netral, Birokrasi Kuat dan Mandiri. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.