Kabar Baik dari Batam

Kerap Silaturahmi, Cara Marlin Rawat Budaya Agung Kepri & Perkuat Persaudaraan

2 min read

HJ MARLIN AGUSTINA saat silaturahmi dengan warga Perumahan Rhabayu Asri, Kelurahan Tanjungpiayu, Kecamatan Seibeduk, Kamis (8/10/2020).

KEPULAUAN Riau (Kepri) merupakan provinsi yang kaya akan budaya. Salah satunya adalah budaya silaturahmi.
โ€œSilaturahmi ini adalah budaya kita. Dari silaturahmi ini kita memperkuat ikatan emosional,โ€ tutur Hj Marlin Agustina saat silaturahmi dengan warga Perumahan Rhabayu Asri, Kelurahan Tanjungpiayu, Kecamatan Seibeduk, Kamis (8/10/2020).
Itulah mengapa calon Wakil Gubernur Kepri nomor urut 3 ini sejak lama membangkitkan kembali dan merawat tradisi agung yang sangat baik tersebut.
Maklumlah, dewasa ini budaya silaturahmi mengalami pengikisan akibat beragam faktor. Misal teknologi dan ideologi.
“Selalu saya sampaikan, perlu menanamkan kembali kepada masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya merawat keutuhan anggota keluarga dan nilai-nilai kekeluargaan dengan silaturahmi ini,” jelasnya.
Sekadar diketahui, kata “silaturahmi” atau kadang-kadang disebut juga silaturahim yang dipakai di Indonesia, berakar dari bahasa Arab, yaitu shilah. Artinya hubungan atau relasi, dan rahim berarti kerabat atau kasih-sayang.
Menurut pasangan calon Gubernur Ansar Ahmad ini, ikatan emosional antara warga dengan pemimpin ini penting. Agar setiap ada permasalahan di tengah warga, dapat dengan mudah disampaikan ke pemimpinnya.
โ€œSaya yakin karena ibu sayang dengan saya, makanya ibu-ibu mau datang ke sini, meluangkan waktu untuk silaturahmi dengan saya. Itu karena kita punya ikatan emosional di sini. Dan kalau sudah punya ikatan emosional, mau curhat ketika ada permasalahan pun akan lebih enak,โ€ ujarnya.
๐—™๐—ผ๐—ธ๐˜‚๐˜€ ๐— ๐—ฎ๐—ท๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐˜‚๐—ฎ๐—ป
Ketua Tim Pemenangan Ramah (Muhammad Rudi-Amsakar Achmad) dan AMAN (Ansar-Marlin Amanah Negeri), Kamaluddin.
โ€œBu Marlin ini punya potensi bagus, didukung masyarakat, khususnya perempuan. Biasanya perempuan punya hubungan emosional dengan sesama perempuan. Kalau sesama perempuan, menyampaikan sesuatu lebih pas,โ€ kata Kamal.
Selain itu, Marlin merupakan putri asli Kepulauan Riau. Ia lahir dan besar di Tanjungbalai Karimun. Jadi ia merasa punya kewajiban untuk turut andil dalam pembangunan daerah. Ini juga latar belakang diusungnya Marlin menjadi Wakil Gubernur Kepri.
โ€œKita usung biar orang sini yang lahir dan besar di sini yang pimpin negeri. Kalau sudah begitu tak mungkin mengkhiatani negeri dan tak mungkin meninggalkan atau mengkhianati masyarakat sini,โ€ ungkapnya.
Marlin juga tidak asing dengan birokrasi dan pemerintahan. Karena ia merupakan isteri Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota Batam periode 2011-2016 dan Wali Kota Batam periode 2016-2021.
โ€œBeliau juga banyak membina organisasi perempuan. Selama 10 tahun terakhir beliau juga banyak turun ke masyarakat. Industri kecil menengah binaan beliau juga sudah banyak yang berkembang,” terangnya.
Fokus Marlin, lanjut Kamal, memang pada ibu-ibu karena ia ingin ibu-ibu menjadi perempuan yang cerdas.
“Selain kapasitas dan potensi yang ada, hadirnya perempuan jadi pemimpin adalah kehendak yang diinginkan masyarakat juga khususnya perempuan,โ€ papar Wakil Ketua I DPRD Batam tersebut. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.