Kisah HMR dan Jalan Tol

Kabar Baik dari Batam

Kisah HMR dan Jalan Tol

2 min read

DALAM sebuah silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat, H Muhammad Rudi (HMR) ditanya tentang jalan tol.

“Pak Rudi, di kota-kota lain sibuk membangun jalan tol, Batam kenapa tidak dibangun jalan tol, padahal itu bagus untuk mobilisasi barang dan peningkatan jasa,” ujar warga tersebut.

Dengan senyum khasnya, HMR menjawab.

“Dulu saya sudah berpikir seperti itu. Bahkan sudah bawa investornya untuk mengukur dan menghitung semua biayanya,” ujar Walikota yang sekaligus Kepala BP Batam Ex-Officio non aktif ini.

Dari Batuampar, masuk ke Bengkong, lalu Batamcentre, Keluar Simpang KDA dan langsung ke Bandara serta Kabil, terus balik lagi ke Mukakuning.

“Jaraknya sekitar 22 kilo meter, masalahnya mau dibangun di mana? Apakah dibuat seperti jembatan layang, di atas sepanjang jalan utama? Biayanya sangat besar,” ujar HMR.

𝗕𝗶𝗮𝘆𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗠𝗮𝗵𝗮𝗹
Kalau dibuat jalan sendiri, lanjutnya, tentu banyak pemukiman warga yang terkena.

“Ini juga biayanya mahal, investor tak sanggup menanggung biaya ganti utuh ke warga, mau berapa ratus tahun baru balik modal investor,” sebutnya.

Jalan tol dijelaskan HMR merupakan jasa, setiap yang masuk dan menggunakan jalan tersebut, wajib bayar.

“Jadi, saya pikir ulang, kenapa harus memberatkan warga hanya untuk dapat menikmati jalan mulus, lebar tanpa macet,” katanya.

𝗧𝗮𝗸 𝗠𝗮𝘂 𝗠𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁 𝗦𝘂𝘀𝗮𝗵
Akhirnya, Rudi pun memanfaatkan kelebihan tanah di bahu jalan yang ada.

“Saya lebarkan saja, semua bahu jalan kita bangun, untuk pelebaran jalan dan pejalan kaki, hasilnya nikmati sendiri, seperti lewat jalan tol, tak perlu bayar,” tegasnya.

“Nagoya sudah besar, Batamcentre sudah besar, kalau tak ada Covid-19 kemarin, jalan dari Simpang Mega Mall ke Simpang lampu merah KDA pun dah dibuka dan diperlebar,” tambahnya.

Ya sebagian besar jalan-jalan utama di Batam sudah dilebarkan, masyarakat sangat menikmati hal ini, serasa berkendara di jalan tol, tapi gratis tanpa berbayar

HMR dan H Amsakar Achmad akan meneruskan pembangunan yang masih tersisa di masa kepemimpinannya, sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam priode pertama.***
________
Sumber: Batam Click

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.