Menerka Jejak Digital Marlin Berdayakan Perempuan, dari Imajinasi Berbuah Terobosan

Kabar Baik dari Batam

Menerka Jejak Digital Marlin Berdayakan Perempuan, dari Imajinasi Berbuah Terobosan

2 min read

IMAJINASI selalu membuahkan kreativitas. Wajarlah jika ilmuwan Albert Einstein mengatakan bahwa imajinasi lebih penting daripada ilmu pengetahuan.

Demikian jua imajinasi Hj Marlin Agustina dalam melihat persoalan. Hasilnya, beragam terobosan hadir dari tangan dinginnya.

Salah satu contohnya ketika Marlin bersilaturahmi dengan warga Bengkong Abadi I, Selasa (13/10/2020). Saat itu Marlin membahas majelis taklim. Saya itu jua idenya muncul.

Majelis taklim menurut kamus besar Bahasa Indonesia daring adalah lembaga atau organisasi yang berfungsi sebagai wadah pengajian. Umumnya beranggotakan kaum perempuan atau ibu-ibu.

Namun bagi Calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau nomor urut 3 ini, kelompok majelis taklim bisa diberdayakan lebih. Kegiatannya bisa diperluas, tak hanya untuk pendidikan keagamaan non formal.

“Saya punya program pelatihan ibu rumah tangga ke majelis taklim di Kepri ini. Pelatihannya di sektor ekonomi produktif. Jadi majelis taklim ini tak hanya soal kompang atau ilmu agama saja, tapi luas. Ada yang bisa kita programkan ke depan untuk ibu-ibu majelis taklim,” tutur Marlin.

Pelatihan sektor produktif ini bukan hanya sekadar program bagi Marlin. Jejak Digital membuktikan, selama menjabat sebagai Ketua Dekranasda Kota Batam, sudah banyak industri kecil menengah yang dibina Marlin. Sebagian besar merupakan kelompok ibu rumah tangga.

Berbagai pelatihan telah Marlin berikan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah. Di antaranya pelatihan membatik.

Usaha Marlin ini membuahkan hasil nyata. Nama Batik Batam semakin menggema. Dan IKM batik Batam binaannya pun terus berkembang.

“Saya sudah melakukan ini semua. Ini kita lakukan dalam rangka memberdayakan kaum wanita agar dapat membantu perekonomian keluarga. Hal ini juga yang akan saya lakukan di Kepri nanti. Jadi saya maju menjadi wakil gubernur ini tak lain agar bisa berbuat lebih banyak dan bermanfaat lebih luas,” papar istri Walikota Batam non aktif, H Muhammad Rudi (HMR) ini.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia ini menjadi fokus pasangan calon gubernur Ansar Ahmad di Pilkada Kepri tersebut.

Pasangan yang mengusung tagline AMAN (Ansar-Marlin Amanah Negeri) itu ingin agar sumber daya manusia Kepri mampu bersaing di global. Sehingga visi Kepri Makmur, Berdaya Saing, dan Berbudaya bisa terwujud.

“Program kita itu sudah mencakup semuanya. Mulai dari usia dini sampai lansia. Termasuk di dalamnya pemuda, perempuan. Kita juga akan meningkatkan kesejahteraan pendidik, pendakwah, semuanya,” tutur Marlin.

𝗣𝘂𝘁𝘂𝘀 𝗥𝗲𝗻𝘁𝗮𝗻𝗴 𝗞𝗲𝗻𝗱𝗮𝗹𝗶 𝗕𝗶𝗿𝗼𝗸𝗿𝗮𝘀𝗶
Saat silaturahmi di Bengkong Abadi I ini, Marlin juga menampung aspirasi masyarakat setempat.

Perwakilan warga, Mustofa menyampaikan beberapa permasalahan yang dihadapi warga sekitar. Antara lain mengenai gedung serbaguna yang sudah rusak dan perlu perbaikan. Serta kebutuhan pembangunan batu miring masjid.

Marlin pun memgapresiasi permintaan tersebut karena bersifat publik, bukan untuk kelompok tertentu. Artinya masyarakat sekitar kompak. Kekompakan ini, menurut Marlin, sangat diperlukan dalam pembangunan daerah.

“Untuk fasilitas umum seperti itu pemerintah bisa menganggarkannya. Bisa dari kota atau provinsi. Kalau misalnya dari anggaran kota, saya tinggal bilang ke Pak Muhammad Rudi. InshaAllah permasalahan warga bisa dikomunikasikan lebih cepat, koordinasi lebih mudah,” paparnya.

Selain tentang kekompakan, kepada warga, Marlin juga berpesan tentang politik santun. Ia berharap para pendukung pasangan calon agar tidak menjelek-jelekkan pasangan lain untuk menaikkan citra pasangan yang diusungnya.

“Untuk menentukan pilihan, lihat data dan fakta di lapangan. Jangan menjelek-jelekkan orang, tak perlu fitnah orang,” pesannya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *