Dirintis HMR, Kini Batam Panen Investasi Digital Senilai Rp10 T & Serap 1.000 Pekerja

Kabar Baik dari Batam

Dirintis HMR, Kini Batam Panen Investasi Digital Senilai Rp10 T & Serap 1.000 Pekerja

2 min read

DI ERA Kepemimpinan Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) Pemerintah Kota (Pemko) terus menyempurnakan Batam menuju smart city. Tak hanya layanan saja, semua transaksi digarap secara digital.

Kini banyak yang sudah merasakan manfaatnya, sehingga bermuara pada penandatanganan kerja sama PT Jaringan Akses Indonesia dan PT Indonesia Optic Technology di Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rabu (14/10/2020).

Penjabat sementara (Pjs) Walikota Batam, Syamsul Bahrum, menyambut positif rencana investasi sektor digital di wilayah ini. Selain demi kepentingan ekonomi, juga sebagai percepatan Batam munuju smart city.

“Kalau sudah banyak perusahaan yang bergerak di sektor digital, tentu pemerintahan dan masyarakat juga harus bergerak cepat,” ujar Syamsul saat menghadiri acara tersebut.

Ia mengaku sangat mendukung jika ada investor yang hendak masuk ke Batam. Sebagai pemerintah, tentu berharap rencana investasi ini dapat direalisasikan.

Ia mengatakan, Batam sangat berpeluang untuk pengembangan sektor digital ini, pasalnya Batam menjadi jembatan antara Singapura dan Indonesia dalam sektor digital.

“Peluang ini harus kita tangkap, dan kita gaungkan pada 2021 jadi momen lepas landas menjadikan Batam sebagai kawasan digital,” kata dia.

Ia berharap, ke depan Batam harus serba digital untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Batam. Untuk itu, perlu disiapkan semua kebutuhan untuk mewujudkan rencana besar tersebut.

“Batam sudah punya Nongsa Digital Park, punya data center. Jadi, rencana masuknya investasi sektor digital ini sangat positif,” kata Syamsul.

Sementara itu, Direktur PT Indonesia Optic Tenchnology, Jhon Pieter, mengatakan bahwa dengan adanya kerja sama ini, rencana akan dibuat infrastruktur terlebih dahulu secara bertahap.

Kemudian, akan dibangun industrial zone khusus perusahaan telekomunikasi dan smart city, serta data center.

“Rencana nilai investasinya Rp10 triliun dan mampu menyerap 1.000 tenaga kerja. Untuk mewujudkan itu, akan didesain areanya dan diperkirakan akan butuh lahan hingga 100 hektare,” kata dia.

Di lokasi sama, Direktur PT Jaringan Akses Data Indonesia, Donald Pangihutan, menegaskan bahwa rencana tersebut arahnya harus berdampak pada masyarakat termasuk soal perekrutan pekerja nantinya. “Ini akan menjadi sebuah area, penduduknya juga akan beradaptasi,” ujarnya. ***
_______
Sumber: 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐞𝐧𝐭𝐞𝐫 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.