Jefridin Nilai Bagus, Nongsa Point Marina Siap Terima Pengunjung dari Singapura

Kabar Baik dari Batam

Jefridin Nilai Bagus, Nongsa Point Marina Siap Terima Pengunjung dari Singapura

2 min read

SEKDA Kota Batam H Jefridin, didampingi Kadisparbud Ardiwinata, disambut petinggi Nongsa Point Marina, saat meninjau check point pengunjung dari Singapura di resort tersebut, Rabu (14/10/2020).

SEKRETARIS Daerah Kota Batam H Jefridin, meninjau check point penumpang dari Batam tujuan Singapura dan sebaliknya, di Nongsa Pura Ferry Terminal, serta tempat karantina sementara di Nongsa Point Marina (NPM), Rabu (14/10/2020) siang.
Awalnya Jefridin yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Ardiwinata, meninjau pelabuhan Nongsa Pura Ferry Terminal, yang langsung disambut petinggi NPM, Regy
Di sini Jefridin diperlihatkan check point. Tentunya dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.
Sejak keluar dari feri, penumpang langsung diarahkan ke ruang pemeriksaan dokumen untuk memastikan penumpang tersebut steril bebas dari berbagai virus.
“Turun dari feri, penumpang akan dicek dulu dokumen keimigrasian dan swab dari negara asal (Singapura). Selanjutnya, kami akan melakukan swab ulang agar hasilnya benar-benar akurat,” terang Regy.
Selama menunggu hasil swab keluar, penumpang tersebut selanjutnya akan diantar menuju tempat karantina sementara di Resort Nongsa Point Marina.
Jefridin pun langsung bertolak ke tempat tersebut untuk meninjau kelengkapan check point di sana.
Masih didampingi Regy, Jefridin melihat-lihat tempat karantina sementara. Sambil menunggu hasil swab keluar, pengunjung dari Singapura tadi dipersilakan beristirahat di kamar khusus.
“Di sini semua lengkap. Dapur juga ada pak. Pokoknya sebelum hasil swab beres, dia tak boleh keluar,” jelas Regy.
“Ada pertanyaan, bagaimana kalau hasil swab penumpang tersebut positif?” kejar Jefridin.
Regy menjawab, “Kami langsung koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam. Atau bisa sementara kita karantina di sini. Kebetulan kami juga menyediakan ruang khusus,” jelasnya.
Usai melihat kesiapan ini, Jefridin pun pamit. Seraya memberikan penilaian bahwa fasilitas check point di NPM sangat bagus dan lengkap.
Seperti diketahui, Indonesia dan Singapura telah meresmikan Travel Corridor Arrangement (TCA) atau dari pihak Singapura TCA disebut Reciprocal Green Lane (RGL). Ketentuan itu akan mulai berlaku pada 26 Oktober 2020 mendatang.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan TCA yang dilakukan Indonesia dengan negara lain sama dengan TCA Singapura.
Lalu lintas warga hanya berlaku bagi perjalanan bisnis esensial atau bisnis penting dan perjalanan diplomatik serta kedinasan yang mendesak. TCA tidak berlaku untuk perjalanan biasa atau wisata di masa pandemi ini.
Sebagaimana pengaturan TCA dengan negara lain juga maka penerapan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat akan menjadi bagian utama dari pengaturan ini,” ujarnya dalam konferensi pers daring, Senin (12/10/2020). ***
previous arrow
next arrow
Slider

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.