Ditinjau Jefridin, Bapelkes Sudah Sangat Siap jadi Ruang Inap Pasien Covid-19

Kabar Baik dari Batam

Ditinjau Jefridin, Bapelkes Sudah Sangat Siap jadi Ruang Inap Pasien Covid-19

2 min read

SEKRETARIS Daerah Kota Batam H Jefridin, Sabtu (24/10/2020) meninjau ruangan inap di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes), sebagai lokasi karantina untuk kasus terkonfirmasi positif Covid-19, selain sejumlah rumah sakit rujukan dan rumah susun.

Sesampainya di lokasi, Jefridin yang diiring Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam Yusfa Hendri, dan beberapa pejabat terkait, langsung melihat-lihat beberapa ruangan inap di Bapelkes.

“Tentu saya, atas nama Pemko Batam, mengucapkan terima kasih atas dukungan Bapelkes telah meminjamkan fasilitas yg dimiliki sebagai tempat isolasi Covid-19 ini, tanpa sewa,” ujar suami Hj Hariyanti Jefridin itu.

Menurutnya, dalam kondisi krisis akibat pandemi ini, sikap gorong royong perlu dilakukan agar Covid-19 segera berlalu.

“Tak akan bisa bila hanya dilakukan oleh Pemko Batam semata. Semua harus terlibat. Sesuai perannya masing-masing,” ujarnya.

Dalam catatan kami, Bapelkes memiliki ruang-ruang sangat layak. Bahkan layaknya hotel. Di sini ada 70 kamar yang masing-masing terdiri dua tempat tidur. Total keseluruhan dapat menampung 140 orang, ditambah 7 kamar untuk tim medis dan dokter.

“Dari peninjauan ini, besok Senin (26/10/2020) Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam akan rapat untuk memutuskan pasien positif Covid-19 yang tidak tertampung di rumah sakit akan ditransfer ke Bapelkes,” jelas Jefridin.

Seperti dihimpun dari Antara, tambahan ruang perawatan karantina warga terkonfirmasi positif Covid-19 ini dibutuhkan, untuk menjawab permintaan pengusaha dan Himpunan Kawasan Industri (HKI).

HKI berencana melakukan tes swab Covid-19 terhadap seluruh pekerja di kawasan industri anggotanya, demi mengetahui kondisi kesehatan sekaligus upaya meminimalkan potensi penularan di lingkungan perusahaan.

Namun, seiring dengan pelaksanaan tes tersebut, maka dibutuhkan lokasi karantina, sebagai bentuk antisipasi penanganan pekerja yang dinyatakan positif Covid-19.
Pengusaha kesulitan bila harus membiayai karantina pekerja terkonfirmasi positif Covid-19 di hotel, karenanya ia berharap bantuan dari pemerintah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.