Marlin Sudah Lama Membangun Citra Kepri ke Mata Dunia Melalui Kuliner

Kabar Baik dari Batam

Marlin Sudah Lama Membangun Citra Kepri ke Mata Dunia Melalui Kuliner

2 min read

Foto: HJ MARLIN Agustina saat syuting program TRANS7, di Hotel Harris Barelang, Jumat (14/2/2020) lalu.

KULINER Kepulauan Riau mencerminkan kekayaan budaya di tiap wilayahnya. Maka itu, dengan memahami cerita atau budaya yang terkandung dalam masakan akan menambah kenikmatan dari cita rasa yang ada.

Cerita dan budaya melalui kuliner inilah yang coba dikenalkan Hj Marlin Agustina ke wajah Nusantara, bahkan dunia.

Kebetulan juga, istri Walikota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam (non aktif) H Muhammad Rudi (HMR) ini punya keahlian memasak.

Bakat inilah yang terus marlin eksplorasi dan tularkan ke ibu-ibu rumah tangga di Batam. Bahkan saat ini, Marlin bersiap meluncurkan buku masak karyanya.

Inilah yang akhirnya membuat TRANS7, televisi swasta nasional ternama, pernah memilih Marlin mengisi program kulinernya.

Di sini calon Gubernur Kepri nomor urut 3 ini menampilkan kepiawaiannya dalam menyajikan menu-menu unik dan kekinian, tanpa meninggalkan budaya, cita rasa, serta cara penyajian yang mantap.

Saat syuting di Hotel Harris Barelang, Jumat (14/2/2020), pasangan calon gubernur Ansar Ahmad di Pilkada Kepri ini, memasak masakan khas Melayu.

“Asam pedas ikan dingkis dan cumi masak hitam ini adalah masakan khas Melayu di Kota Batam yang sangat terkenal,” ujarnya.

Ikan dingkis merupakan salah satu ikan favorit di Kota Batam khususnya pada saat Imlek tiba.

Ikan ini diyakini pembawa keberuntungan sehingga menjadi salah satu sajian khusus masyarakat Tionghoa saat Imlek. “Oleh karena itu ikan ini disebut ikan Imlek,” jelasnya

Marlin yang juga dinobatkan sebagai Bunda Taman Pendidikan Alquran ini menjelaskan, bahwa mengonsumsi ikan segar dapat mempengaruhi kecerdasan anak-anak.

Dengan demikian, ia mengajak para orang tua untuk dapat menyajikan menu serba ikan pada saat turun ke kecamatan-kecamatan.

“Memasak adalah hobi dan kompetensi saya sehingga dalam beberapa tahun belakangan ini saya rajin turun mengajar memasak di kecamatan se-Kota Batam,” ujarnya sembari memasak didampingi salah satu kru stasiun televisi nasional tersebut.

Marlin juga menjelaskan bahwa seafood (makanan laut) di Kota Batam sangat melimpah, sehingga anjuran yang di keluarkan Kementerian Perikanan RI tentang mengkonsumsi ikan dapat diterapkan di masyarakat Kota Batam.

Kegemarannya dalam masak memasak inilah yang dipergunakannya untuk turun kemasyarakat sembari mengenalkan budaya Kepri. Tak lupa, Marlin membagikan resep-resep makanan yang dibuatnya.

“Banyak resep-resep makanan khas Melayu yang saya bagikan kemasyarakat, asam pedas ikan dingkis dan cumi masak hitam ini adalah dua menu dari resep-resep tersebut,” kata Marlin sembari mencicipi masakan yang siap dihidangkan.

Ke depannya Marlin berharap kuliner, khususnya makanan khas Melayu dapat menjadi daya tarik pariwisata di Kota Batam. ***
________

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.