Disbudpar Mulai Cek Kelayakan Hotel dan Restoran untuk Terima Dana Hibah

Kabar Baik dari Batam

Disbudpar Mulai Cek Kelayakan Hotel dan Restoran untuk Terima Dana Hibah

2 min read

MANAJEMEN hotel dan restoran di Kota Batam tampak silih berganti datang ke kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam untuk menjalani verifikasi sebagai syarat menerima dana hibah dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Kegiatan ini bermula Senin (9/11/2020), bertempat di Kantor Disbudpar Kota Batam. Sebagaimana diketahui, Batam masuk dari 101 kota di Indonesia yang mendapat dana hibah untuk membantu hotel dan restoran terdampak Covid-19.

Kadisbudpar Kota Batam Ardiwinata mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi hotel dan restoran yang akan menerima dana hibah tersebut bekerja sama dengan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam dan Dinas Perizinan Terpadu dalam Satu Pintu (PTSP) Kota Batam.

“Kami hari ini memverifikasi hotel dan restoran di Kota Batam, saat ini sudah 34 hotel sudah datang ke Disbudpar,” katanya.

Ratusan hotel dan restoran di Kota Batam yang menjadi calon penerima dana hibah tersebut, didata berdasarkan ketaatan membayar pajak di tahun 2019 dan memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Dalam verifikasi tersebut, hotel dan restoran harus memenuhi sejumlah persyaratan. Pertama harus menyerahkan bukti pembayaran pajak tahun 2019, foto copy Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) yang berlaku efektif, menyerahkan surat pernyataan masih beroperasional saat ini, fotocopy domisili usaha di Kota Batam.

“Kami menunggu sampai batas akhir penyerahan tanggal 12 November 2020 pukul. 23.59 WIB,” lanjut Ardi.

Ardi menegaskan dana hibah tersebut digunakan untuk kepentingan operasional hotel dan restoran dalam rangka pemulihan ekonomi Nasional tahun 2020.

Dana hibah pariwisata tahun 2020 ini harus digunakan untuk biaya operasional usaha dan tidak diperbolehkan untuk keperluan pribadi.

“Penggunaan dana hibah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengusaha, serta melaporkan seluruh penggunaan dana hibah kepada Disbudpar Batam dengan bukti yang terlampir,” jelasnya. ***
_______________
Sumber: 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐞𝐧𝐭𝐞𝐫 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *