Embun Pagi HMR

Kabar Baik dari Batam

Embun Pagi HMR

1 min read

DALAM kuliahnya tentang Neuro Psikologi, pakar Komunikasi DR Jalaluddin Rakhmat, pernah menjelaskan tentang kerusakan otak sehingga tak akan lagi merasakan empati.

Bagaimana kerusakan otak ini bisa terjadi? Semua bermula dari rasa benci yang kemudian menumbuhkan rasa dengki dan sikap dehumanisasi, yakni menganggap orang lain bukan manusia.

Awalnya dia menempelkan sebutan-sebutan tak manusiawi seperti nama-nama binatang dan kriminal. Kemudian lanjut ke kekerasan fisik.

Itulah mengapa orang yang sudah memegang prinsip dehumanisasi ini, tindakannya akan sangat kejam.

Dia sanggup menyiksa orang baik secara fisik dan mental, atau melihat orang tersiksa sambil mulutnya tertawa riang.

Kalau itu tak bisa dilakukan langsung, maka lewat perantara, misalnya di media sosial atau menyuruh orang lain agar terus menyebar kebencian, makian, gosip, fitnah kepada orang yang tak disukainya.

Sungguh mengerikan. Itulah mengapa seorang Ronald Reagan, presiden ke-40 Amerika Serikat sangat mengutuk para penyebar kebencian ini.

“Kita tidak boleh berdiam diri menghadapi kefanatikan. Kita harus mengutuk mereka yang berusaha memecah belah kita. Di semua tempat dan setiap saat, kita harus mengajarkan toleransi dan mencela rasisme, anti-Semitisme dan semua kefanatikan etnis atau agama di mana pun mereka berada sebagai kejahatan yang tidak dapat diterima. Kami tidak punya tempat untuk pembenci di Amerika – tidak ada, sama sekali,” tegasnya. ***
_________
Foto: ilustrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *