𝗙𝗮𝗸𝘁𝗮! Hasil Verifikasi Layanan Pendidikan Tinggi: 𝗜𝗷𝗮𝘀𝗮𝗵 𝗦-𝟭 𝗛𝗠𝗥 𝗗𝗶𝗮𝗸𝘂𝗶 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵

Kabar Baik dari Batam

𝗙𝗮𝗸𝘁𝗮! Hasil Verifikasi Layanan Pendidikan Tinggi: 𝗜𝗷𝗮𝘀𝗮𝗵 𝗦-𝟭 𝗛𝗠𝗥 𝗗𝗶𝗮𝗸𝘂𝗶 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵

2 min read

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan memastikan ijazah S-1 milik H Muhammad Rudi (HMR), calon Walikota Batam, terdaftar dan resmi diakui pemerintah. Demikian hasil verifikasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI).

Lembaga itu menjawab permohonan klarifikasi keabsahan ijazah Strata Satu (S-1) atas nama Muhammad Rudi yang dikeluarkan oleh STIE Adhy Niaga pada 22 Agustus 2005.

Berdasarkan berkas digital yang diperoleh gokepri.com, Selasa (1/12/2020), Kemendikbud menerbitkan surat nomor 7994/LL4/WS/2020 tertanggal 30 November 2020 dengan isi surat perihal verifikasi ijazah.

Surat ditujukan kepada HMR-calon wali kota Batam- di alamat yang bersangkutan di bilangan Kompleks Rosedale, Batam Centre.

Surat ditandatangani Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV, Prof Dr Uman Suherman AS, M.pd dan ditembuskan kepada Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan di Jakarta. Cap biru Kemendikbud juga membubuhi surat itu.

LLDKTI IV menerangan isi surat tersebut sehubungan dengan permohonan klarifikasi keabsahan ijazah yang diajukan Rudi pada 27 November 2020.

Rudi mengajukan permohonan ijazah S-1 dengan nomor registrasi 150.08.22.05/IJZ/2005 miliknya diverifikasi.

“Kami melakukan verifikasi data profil mahasiswa di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi dan klarifikasi kepada mantan Ketua STIE Adhy Niaga,” ujar Prof Uman Suherman dalam surat itu.

LLDIKTI IV melampiran 6 poin terkait hasil verifikasi.

Pertama, Daftar Mahasiswa-Doseb (DHMD) setiap mata kuliah sebagai bukti telah melaksanakan perkuliahan sesuai dengan Standar Proses Pembelajaran terlampir ada.

Kedua, Kartu Rencana Studi dan Kartu Hasil Studi sesuai dengan Standar Proses Pembelajaran, terlampir ada.

Ketiga, Surat Keputusan Yudisium Kelulusan yang ditandatangani Ketua STIE Adhy Niaga terlampir ada.

Keempat, Nomor Pokok Mahasiswa: 0163342076 sesuai dengan yang tercantum dalam ijazah.

Kelima, data mahasiswa tercatat dan terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi.

Keenam, Surat Pernyataan di atas materai mantan Ketua STIE Adhy Niaga periode 2004 sampai dengan 2011 yang menyatakan bahwa mahasiswa bernama Rudi telah mengikuti proses pembelajaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Di penutup surat, LLDIKTI IV menyatakan selanjutnya perlu disampaikan bahwa surat keterangan klarifikasi ini sekaligus meralat surat LLDIKTI IV nomor 6950/LL4/WS?2020 tanggal 23 Oktober 2020, setelah ditemukan bukti-bukti baru proses pembelajaran yang sesuai dengan Peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 3 tahun 2020. ***
_________
Sumber: Gokepri 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.