HMR Boyong Tiga Penghargaan di Ajang Anugerah Pantun Mutiara Budaya Indonesia

Kabar Baik dari Batam

HMR Boyong Tiga Penghargaan di Ajang Anugerah Pantun Mutiara Budaya Indonesia

1 min read

𝐾𝑎𝑙𝑎𝑢 𝑆𝑒𝑛𝑖 𝐼𝑛𝑑𝑎ℎ 𝐵𝑒𝑠𝑡𝑎𝑟𝑖, 𝐵𝑎𝑛𝑔𝑠𝑎 𝐵𝑒𝑟𝑠𝑖𝑛𝑎𝑟 𝐵𝑎𝑔𝑎𝑖 𝑀𝑢𝑡𝑖𝑎𝑟𝑎

WALIKOTA BATAM H Muhammad Rudi memboyong tiga penghargaan di ajang Peluncuran dan Anugerah Pantun Mutiara Budaya Indonesia, yang dihelat Perkumpulan Rumah Seni Asnur, malam nanti, Minggu (27/12/2020) di Golden Prawn, Bengkong.

“Pak Wali dapat penghargaan sebagai: 1, Penulis Pantun Budaya Indonesia, 2, Walikota Peduli Pantun, dan 3, Batam Penulis Pantun Terbanyak,” jelas Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin pagi ini.

Selain menerima tiga penghargaan tadi, HMR juga didaulat membaca 6 bait pantun yang ada buku Pantun Budaya Indonesia.
Berikut pantunnya:

𝘗𝘶𝘭𝘢𝘶 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘮 𝘫𝘶𝘯𝘫𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘕𝘦𝘨𝘦𝘳𝘪
𝘚𝘶𝘬𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘮𝘣𝘢𝘳𝘢 𝘭𝘢𝘶𝘵 𝘴𝘢𝘮𝘶𝘥𝘦𝘳𝘢
𝘒𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘴𝘦𝘯𝘪 𝘪𝘯𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘴𝘵𝘢𝘳𝘪
𝘉𝘢𝘯𝘨𝘴𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘪𝘯𝘢𝘳 𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘮𝘶𝘵𝘪𝘢𝘳𝘢
𝘐𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘭𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘭𝘢𝘶𝘵 𝘓𝘪𝘯𝘨𝘬𝘢
𝘛𝘦𝘳𝘣𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘫𝘢𝘭𝘢 𝘵𝘦𝘯𝘨𝘢𝘩 𝘭𝘢𝘶𝘵
𝘛𝘶𝘯𝘵𝘶𝘯𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘪𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘱𝘦𝘵𝘶𝘢𝘩 𝘥𝘪𝘫𝘢𝘨𝘢
𝘗𝘢𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘪𝘬𝘢𝘱 𝘱𝘢𝘵𝘶𝘵
𝘓𝘢𝘶𝘵 𝘕𝘰𝘯𝘨𝘴𝘢 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘩𝘶
𝘗𝘢𝘴𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘶𝘵𝘪𝘩 𝘗𝘶𝘭𝘢𝘶 𝘗𝘶𝘵𝘦𝘳𝘪
𝘛𝘦𝘳𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵 𝘵𝘢𝘯𝘥𝘢 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘔𝘦𝘭𝘢𝘺𝘶
𝘉𝘦𝘳𝘧𝘪𝘬𝘪𝘳 𝘣𝘪𝘫𝘢𝘬 𝘱𝘳𝘪𝘭𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘶𝘥𝘪
𝘕𝘢𝘴𝘪 𝘭𝘦𝘮𝘢𝘬 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘮𝘢𝘯𝘨𝘬𝘶𝘬
𝘔𝘢𝘬𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘯𝘪𝘬𝘮𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘩𝘢𝘫𝘢𝘵
𝘚𝘦𝘳𝘢𝘴𝘪 𝘬𝘢𝘵𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘯𝘫𝘶𝘬
𝘗𝘪𝘮𝘱𝘪𝘯𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘫𝘢𝘬 𝘥𝘪𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘳𝘢𝘬𝘺𝘢𝘵
𝘔𝘢𝘴𝘫𝘪𝘥 𝘙𝘢𝘺𝘢 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘮 𝘒𝘰𝘵𝘢
𝘑𝘢𝘮𝘢’𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘯𝘦𝘨𝘦𝘳𝘪
𝘚𝘶𝘭𝘪𝘵 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘨𝘢 𝘩𝘪𝘢𝘴𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘮𝘢𝘵𝘢
𝘚𝘶𝘴𝘢𝘩 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘨𝘢 𝘵𝘳𝘢𝘥𝘪𝘴𝘪
𝘚𝘢𝘳𝘢𝘵 𝘗𝘦𝘳𝘢𝘩𝘶 𝘉𝘦𝘭𝘢𝘬𝘢𝘯𝘨 𝘗𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨
𝘞𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘨𝘦𝘭𝘰𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘢𝘥𝘢 𝘩𝘦𝘯𝘵𝘪
𝘈𝘥𝘢𝘵 𝘔𝘦𝘭𝘢𝘺𝘶 𝘱𝘢𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘣𝘶𝘢𝘯𝘨
𝘒𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘥𝘪𝘣𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘔𝘦𝘭𝘢𝘺𝘶 𝘮𝘢𝘵𝘪

Selain HMR, pemantun kehormatan lain juga dijadwalkan ikut membaca pantun. Di antaranya, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, Kadis Budpar Sumsel Aufa Syahrial, dan Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Jatim Budi Setiawan.

Di acara puncak, dilakukanpengumuman pemenang dan pemberian hadiahAnugerah Pantun Mutiara Budaya Indonesia, yang disertai penyerahan tropy dan piagam.
Kategorinya meliputi:

Anugerah Apresiasi Peserta Termuda, Anugerah Apresiasi Peserta Tertua, Peserta Pantun Favorit Pilihan Penonton Youtube, Pemantun Kehormatan Favorit Pilihan Penonton Youtube, dan Penulis Pantun Terbaik.

Dilanjut kemudian, Peserta Terbanyak Tingkat Provinsi, Anugerah Tokoh Peduli Pantun, Peserta Terbanyak Tingkat Kabupaten/ Kota, dan terakhir Anugerah Walikota Peduli Pantun.

“Acara ini akan lebih menarik karena ditampilkan juga beragam seni budaya daerah. Seperti tari dan lagu,” urai Jefridin yang pantunnya juga masuk nomine dalam Pemantun Kehormatan Favorit Pilihan Penonton Youtube. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *