Evaluasi Penanganan Bancana, HMR Himpun Seluruh Kekuatan Pemko & BP Batam

Kabar Baik dari Batam

Evaluasi Penanganan Bancana, HMR Himpun Seluruh Kekuatan Pemko & BP Batam

2 min read

โ€œ๐น๐‘Ž๐‘ก๐‘’ ๐‘คโ„Ž๐‘–๐‘ ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘  ๐‘ก๐‘œ ๐‘กโ„Ž๐‘’ ๐‘ค๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘Ÿ๐‘–๐‘œ๐‘Ÿ, โ€˜๐‘Œ๐‘œ๐‘ข ๐‘๐‘Ž๐‘›๐‘›๐‘œ๐‘ก ๐‘ค๐‘–๐‘กโ„Ž๐‘ ๐‘ก๐‘Ž๐‘›๐‘‘ ๐‘กโ„Ž๐‘’ ๐‘ ๐‘ก๐‘œ๐‘Ÿ๐‘š.โ€™ ๐‘‡โ„Ž๐‘’ ๐‘ค๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘Ÿ๐‘–๐‘œ๐‘Ÿ ๐‘คโ„Ž๐‘–๐‘ ๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘  ๐‘๐‘Ž๐‘๐‘˜, โ€˜๐ผ ๐‘Ž๐‘š ๐‘กโ„Ž๐‘’ ๐‘ ๐‘ก๐‘œ๐‘Ÿ๐‘š…”

PAGI INI, Senin (4/1/2021) pukul 08.00 WIB, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) akan memimpin rapat evaluasi penanganan bencana yang terjadi sejak Jumat (1/1/2021) kemarin.

Tak tanggung-tanggung, HMR mengumpulkan seluruh kekuatan di Pemerintah Kota Batam mulai para pemangku Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat hingga para lurah.

“Rapat ini untuk memaparkan data semua titik rawan bencana di kawasan masing-masing agar segera ditangani sebagai antisipasi bencana,” ujar Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad usai meninjau lokasi banjir di Seiharapan, Sekupang, Minggu (3/1/2021).

Amsakar mengaku, risiko bencana seperti tanah longsor, banjir, pohon tumbang, jalan rusak atau putus, sangat berpotensi terjadi di saat cuaca ekstrem seperti ini.

Suami Hj Erlita Sari Amsakar ini mengatakan, semua risiko ini akan dievaluasi dan dipaparkan dalam rapat bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam, Senin (4/1/2021).

“Rencana yang memimpin langsung rapat besok (Senin pagi ini) Pak Wali (Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam H Muhammad Rudi), ujarnya.

Tak hanya di Sekupang, Amsakar mengaku semua titik rawan bencana se-Kota Batam sedang didata. Ia mengaku belum mendapat angka pasti jumlah titik rawan tersebut karena pihaknya masih terus di lapangan memonitor lokasi-lokasi tersebut.

“Besok harus sudah ada datanya semua agar penanganan dan antisipasi bencana bisa dilakukan secepatnya,” kata dia.

Kepastian rapat gabungan ini juga disampaikan Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, usai mengumpulkan data di 9 kecamatan di mainland Pulau Batam, sambil gowes 106,5 kilometer, Minggu (3/1/2021).

Menurut Jefridin, penanganan bencana ini tergantung kadarnya. Ada yang ditangani langsung dinas terkait, seperti pohon tumbang dan sejenisnya.

Ada juga yang melibatkan kerjasama antara OPD, pihak kecamatan dan masyarakat. Misal penanganan saluran air yang tersumbat oleh sampah.

Namun jika skalanya besar, hingga melibatkan beberapa OPD, dan membutuhkan biaya, maka akan dibahas dalam rapat gabungan. “Inilah yang akan kita bahas bersama Pak Wali besok (pagi ini),” terangnya.

Soal biaya, Jefridin menyebut tak harus memakai APBD yang sudah ditetapkan sehingga memerlukan pembahasan rumit. “Bisa menggunakan dana darurat yang memang ada untuk penanggulangan bencana,” terangnya.

Usai menjelajahi kecamatan sekaligus memetakan sumber masalah, gowes pun berakhir. Tak terasa total khatam ditempuh. “Alhamdulillah, kita semua selamat sampai tujuan,” syukur Jefridin.

๐— ๐—ถ๐—ป๐˜๐—ฎ ๐— ๐—ฎ๐˜€๐˜†๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐˜ ๐—ง๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—ฝ ๐—ช๐—ฎ๐˜€๐—ฝ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ
Baik Amsakar dan Jefridin meminta masyarakat tetap waspada di masa cuaca kurang bersahabat ini.

Selain itu masyarakat diminta juga terus memantau informasi terkait cuaca agar dapat menghindari kemungkinan buruk terjadi.

“Kita sama-sama berdoa semua masyarakat aman dan tidak ada lagi bencana banjir, ombak tinggi, dan longsor di wilayah kita ini. Namun, kita tetap waspada,” kata Amsakar. ***
______
Foto: Wali Kota Batam H Muhammad Rudi saat meninjau ke Tanjunguma Sabtu (2/1/2021) pagi lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright ยฉ Katabatam.com | Newsphere by AF themes.