Simpang Barelang jadi Bundaran Barelang, Lengkap dengan Air Mancur di Tengahnya

Kabar Baik dari Batam

Simpang Barelang jadi Bundaran Barelang, Lengkap dengan Air Mancur di Tengahnya

2 min read

WALI KOTA BATAM H Muhammad Rudi meninjau kondisi Simpang Barelang, Senin (18/1/2021) pagi.

“𝑅𝑒𝑛𝑐𝑎𝑛𝑎 𝑝𝑒𝑛𝑎𝑡𝑎𝑎𝑛 𝑠𝑢𝑑𝑎ℎ 𝑑𝑢𝑎 𝑡𝑎ℎ𝑢𝑛 𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑡𝑢𝑙𝑛𝑦𝑎, 𝑡𝑎𝑝𝑖 𝑘𝑎𝑟𝑒𝑛𝑎 𝐶𝑜𝑣𝑖𝑑-19 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑗𝑎𝑑𝑖. 𝐼𝑛𝑡𝑖𝑛𝑦𝑎 𝑘𝑎𝑚𝑖 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛 𝑎𝑑𝑎 𝑘𝑒𝑚𝑎𝑐𝑒𝑡𝑎𝑛 𝑑𝑖 𝑠𝑖𝑚𝑝𝑎𝑛𝑔 𝑖𝑛𝑖, 𝑚𝑎𝑘𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑚𝑖 𝑡𝑎𝑡𝑎…”

WALI KOTA BATAM H Muhammad Rudi meninjau kondisi Simpang Barelang, Senin (18/1/2021) pagi. Simpang akses menuju wilayah Rempang Galang ini merupakan salah satu yang akan ditata oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam tahun 2021 ini.

“(Rencana penataan) sudah dua tahun lalu sebetulnya, tapi karena Covid-19 tidak jadi. Intinya kami tidak ingin ada kemacetan di simpang ini, makanya akan kami tata,” ucap walikota penerima Asia Global Awards 2019 kategori ‘Asia Best Mayor of The Year 2019’ ini.

HMR mengatakan, sejumlah fokus penataan Simpang Barelang di antaranya: penyesuaian elevasi (kemiringan) jalan, membangun bundaran hingga pelebaran setiap sisi simpang.

“Ada air mancur di tengah bundaran,” tambahnya.

Sebelum penataan dilakukan, dirinya telah meminta camat setempat, Satpol PP Pemko Batam dan Ditpam BP Batam untuk duduk bersama para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di ROW jalan simpang ini.

“Karena akan ditata simpangnya, tak boleh ada yang jualan. Anggaran sudah mau lelang, makanya tim berkomunikasi dengan pedagang, supaya mereka mau pindah,” imbuhnya.

𝗦𝗶𝗺𝗽𝗮𝗻𝗴 𝗕𝗮𝘀𝗲𝗰𝗮𝗺𝗽 𝗷𝘂𝗴𝗮 𝗗𝗶𝘁𝗮𝘁𝗮
Tidak hanya Simpang Barelang, simpang lain di wilayah Sagulung Batuaji yang juga ditata tahun ini adalah Simpang Basecamp yang menghubungkan Sekupang, Batuaji dan Sagulung.

“Simpang Basecamp juga akan dibuatkan bundaran,” terang HMR.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Yumasnur mengatakan, penataan simpang akan dilakukan bertahap. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan OPD terkait penertiban, sebelum penataan dilakukan.

“Setiap sisi simpang akan dibangun jalan hingga lima lajur, satu lajur sekitar 3,5 meter,” ujar Yumasnur.

Penataan simpang, terutama Simpang Barelang cukup mendesak. Pasalnya, kemiringan jalan membuat pengguna jalan bahkan nekat berhenti di tengah simpang (garis lurus median jalan). Kondisi ini cukup membahayakan pengguna jalan dan masyarakat. ***

Sumber: 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐞𝐧𝐭𝐞𝐫 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦

WALI KOTA BATAM H Muhammad Rudi berdialog dengan pedagang di pinggir jalan saat meninjau kondisi Simpang Barelang, Senin (18/1/2021) pagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *