Innalillahi, Peracik dan Penemu Rasa Indomie Nunuk Nuraini Meninggal Dunia

Kabar Baik dari Batam

Innalillahi, Peracik dan Penemu Rasa Indomie Nunuk Nuraini Meninggal Dunia

2 min read

TELAH berpulang ke Rahmatullah, Ibu Nunuk Nuraini, pencinta rasa Indomie yang kita kenal. Beliau meninggal tadi pagi, Rabu 27 Januari 2021 pukul 2.55 WIB. Semoga Almarhumah husnul khotimah. Aamiin.

Demikian bunyi cuitan akun twitter @lailadimyati, Kamis (27/1/2021) pukul 18.36 WIB, tadi. Cuitan ini pun viral. Bahkan di-share ulang oleh akun media Republika.

Indomie begitu terkenal, bahkan menjadi ikon kuliner Indonesia yang terkenal hingga seluruh dunia. Banyak orang yang setuju bahwa Indomie memiliki rasa lezat yang bahkan melebihi mie instan asal Jepang dan Korea Selatan.

Tak sedikit yang berkreasi dengan Indomie sehingga menghasilkan makanan viral, seperti donat Indomie. Namun, di balik semua “sorotan” pada Indomie, apakah Anda pernah memikirkan siapa yang menciptakan kelezatan rasanya?

Usut punya usut, sosok di balik rasa Indomie yang mengharumkan nama Indonesia ternyata bernama Nunuk Nuraini. Ia disebut sebagai penemu resep Indomie yang beragam itu.

Perempuan yang akrab disapa Nunik, sangat mengedepankan bahan-bahan alami dalam tiap resep yang ia pilih-lepas dari klaim banyak orang bahwa bumbu Indomie tidak sehat.

Lalu kenapa ia jarang dikenal orang? Ibarat guru silat, ia lebih tenang ketika berada di padepokannya alih-alih pamer kekuatan di gelanggang dunia persilatan.

Pun begitu dengan Ibu Nunuk yang memilih jarang tampil di depan umum. Ia memilih tetap berada di padepokannya (baca: dapur) untuk mengembangkan varian baru produk mie instan kondang itu.

Kabarnya, Ibu Nunuk sudah 28 tahun mengabdikan diri sebagai Flavor Development Manager Indofood. Ia adalah lulusan Teknologi Pangan Universitas Padjajaran Bandung.

Tidak semua resep Indomie kita tahu, tapi Ibu Nunuk memberi sedikit bocoran.

“Bumbunya harus diproses dengan minyaknya. Bawang merah, bawang putih, cabai, kadang santan sesuai dengan rasa yang ingin dicapai. Awalnya membuat skala kecil dulu, baru nanti dibuat skala besar,” ujarnya saat diwawancara media online 2019 lalu.

Kini ibu Nunuk sudah meninggal dunia.

“Innalilahi wainnailahi raji’un. terimakasih atas rasa indomie yang bgtu nikmat, semoga setiap suapan bagi siapapun yg memakan mienya atas rasa syukurnya, menjadi pahala buat ibu. semoga amalan dan serta ibadah di terima dan di tempatkan di tempat yg indah di sisi-Nya, aamiin,” cuit akun @ubnormalz. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Katabatam.com | Newsphere by AF themes.