Demi Jaga Kesehatan Murid, Amsakar Cek Penerapan Prokes di Beberapa Sekolah

Kabar Baik dari Batam

Demi Jaga Kesehatan Murid, Amsakar Cek Penerapan Prokes di Beberapa Sekolah

2 min read

“𝑆𝑒𝑡𝑖𝑎𝑝 𝑠𝑒𝑙𝑒𝑠𝑎𝑖 𝑠𝑒𝑘𝑜𝑙𝑎ℎ 𝑙𝑎𝑛𝑔𝑠𝑢𝑛𝑔 𝑝𝑢𝑙𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎 𝑛𝑎𝑘, 𝑗𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑚𝑎𝑛𝑎-𝑚𝑎𝑛𝑎 𝑙𝑎𝑔𝑖. 𝐵𝑎𝑝𝑎𝑘 𝑏𝑒𝑟ℎ𝑎𝑟𝑎𝑝 𝑑𝑖 𝑟𝑢𝑚𝑎ℎ 𝑗𝑢𝑔𝑎 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑢𝑎 𝑗𝑢𝑔𝑎 𝑑𝑖𝑎𝑗𝑎𝑘 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑎𝑝𝑘𝑎𝑛 𝑝𝑟𝑜𝑘𝑒𝑠 𝑖𝑛𝑖…”

WAKIL WALI KOTA Batam H Amsakar Achmad, mendadak meninjau tiga sekolah di Kecamatan Batamkota dan Kecamatan Lubukbaja, Kamis (1/4/2021) pagi. Ada apa?

Ternyata, suami Hj Erlita Sari Amsakar, ini ingin memastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19.

Sekolah pertama yang dikunjungi yakni SMP Negeri 12 Kota Batam yang berlokasi di Batam Kota. 

Di pintu masuk sekolah telah disiapkan alat pengukur suhu tubuh, hand sanitizer dan tempat cuci tangan. Tampak protokol ini dilaksanakan dalam pengawasan petugas.

Di dalam kelas, tempat duduk antar-murid maupun guru berjarak sesuai ketentuan prokes dan mereka tidak lupa bermasker. Hanya sebagian siswa yang mengikuti belajar tatap muka di sekolah, siswa lainnya bergabung via dalam jaringan (daring) dari rumah. 

Kehadiran Amsakar disambut hangat warga sekolah, berkesempatan bercengkrama akrab dengan guru dan murid. Ia mengingatkan pentingnya kesadaran bersama agar tetap menjalankan prokes sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Setiap selesai sekolah langsung pulang ya nak, jangan kemana-mana lagi. Bapak berharap di rumah juga orang tua juga diajak untuk bersama terapkan prokes ini,” imbaunya, lembut.

Tidak hanya berbincang dengan murid yang mengikuti belajar tatap muka, ia juga berkesempatan menyapa pelajar yang mengikuti KBM daring dari rumah melalui Aplikasi Zoom dan terhubung dengan suasana belajar di sekolah.

“Tetap semangat belajarnya dan tetap jaga kesehatan,” ucap Amsakar.

Amsakar juga meninjau KBM di SD Negeri 005 Batam dan SMP Negeri 41 Batam di Lubuk Baja. Sama seperti di sekolah sebelumnya, Amsakar berbincang dengan guru dan murid. 

Suasana kelas cukup lengang karena menerapkan jarak tertentu sesuai prokes, hanya 30 persen hingga 40 persen murid yang belajar tatap muka dari jumlah biasanya, saban hari para siswa rata-rata diantar jemput oleh keluarga masing-masing.

“Saya harap selain di kelas, di ruangan lain seperti ruangan dewan guru juga diperhatikan ya bapak ibu prokes ini. Umumnya di lingkungan sekolah dan jangan lupa juga menerapkannya di rumah dan lingkungan tempat tinggal masing-masing,” harap dia.

𝗞𝗼𝗺𝗶𝘁𝗺𝗲𝗻 𝗦𝗲𝗸𝗼𝗹𝗮𝗵 𝗛𝗮𝗿𝘂𝘀 𝗗𝗶𝗶𝗿𝗶𝗻𝗴 𝗦𝗲𝗺𝗮𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗢𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗧𝘂𝗮 𝗝𝗮𝗴𝗮 𝗣𝗿𝗼𝗸𝗲𝘀

Ajakan Wawako bukan tanpa sebab, perjuangan memutus mata rantai pandemi Covid-19 hingga kini belum usai. 

Terbaru terdapat tiga sekolah yang ditutup sementara hingga dua pekan karena ada murid yang positif Covid-19, diketahui yang bersangkutan  tertular Covid-19 dari keluarga di rumah atau klaster keluarga.

Amsakar menyampaikan, melalui kegiatan ini dirinya ingin memastikan kembali komitmen bersama institusi pendidikan, wali murid dan pihak-pihak lain terkait agar KBM tatap muka dapat dilakukan kembali dengan syarat menerapkan prokes yang ketat.

“Seluruh titik yang saya kunjungi Alhamdulillah menerapkan prokes yang dimaksud. Cuci tangan, hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh hingga jarak kursi dan lain-lain,” imbuhnya.

Rasa syukur atas komitmen sekolah menerapkan prokes juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Hendri Arulan. Ia memastikan bahkan di lingkungan sekolah tidak ada pemberlakuan waktu istirahat hingga menutup kantin.

“Kita sudah melihat komitmen penerapan prokes di sekolah, selanjutnya kami mengimbau orangtua murid agar di rumah juga disiplin menjalankan prokes ini. Jangan sampai jadi klaster baru di sekolah, karena dari empat sekolah yang ditutup sementara semuanya berasal dari klaster keluarga,” pungkasnya. ***

_________

sumber: Media Center Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *