I N S I G H T

Kabar Baik dari Batam

I N S I G H T

1 min read

SAINS modern mekar di Eropa berkat imperium-imperium Eropa. Bidang tersebut jelas-jelas berutang besar sekali kepada tradisi-tradisi sains kuno, seperti yang berasal dari Yunani klasik, Tiongkok, India, dan dunia Islam.

Namun ciri uniknya baru mulai terbentuk pada zaman modern awal, bergandengan tangan dengan perluasan imperium Spanyol, Portugal, Britania, Prancis, Rusia, dan Belanda. 

Selama zaman modern awal, orang-orang Tiongkok, India, Muslim, Pribumi Amerika, dan Polinesia terus memberikan sumbangsih kepada Revolusi Sains. 

Wawasan para ahli ekonomi Muslim dipelajari oleh Adam Smith dan Karl Marx, pengobatan yang dirintis oleh dokter-dokter Pribumi Amerika masuk ke dalam teks-teks kedokteran Inggris, dan data yang diambil dari informan-informan Polinesia merevolusi antropologi Barat. 

Namun sampai pertengahan abad ke-20, orang-orang yang menghimpun beraneka ragam temuan sains, dan melahirkan bidang bidang sains dalam prosesnya, adalah elite penguasa dan intelektual di imperium-imperium global Eropa. 

Dunia Timur Jauh dan Islam menghasilkan pemikir-pemikir yang sama cerdas dan sama ingin tahunya dengan pemikir-pemikir Eropa. 

Tapi, antara 1500 dan 1950 mereka tidak menghasilkan apa-apa yang mendekati fisika Newtonan atau biologi Darwinan. ***

_______

Sumber: Buku Sejarah Singkat Umat Manusia, Yuval Noah Harari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *