Ketatkan Disiplin Prokes, Langkah Cepat HMR Akhiri Lonjakan Kasus Covid-19

Kabar Baik dari Batam

Ketatkan Disiplin Prokes, Langkah Cepat HMR Akhiri Lonjakan Kasus Covid-19

3 min read

𝐾𝑎𝑙𝑎𝑢 𝐶𝑜𝑣𝑖𝑑-19 𝑚𝑒𝑙𝑜𝑛𝑗𝑎𝑘 𝑡𝑒𝑟𝑢𝑠 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑚𝑎𝑠𝑎𝑙𝑎ℎ. 𝑆𝑒𝑙𝑎𝑖𝑛 𝑚𝑎𝑠𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑒𝑠𝑒ℎ𝑎𝑡𝑎𝑛, 𝑎𝑘𝑡𝑖𝑣𝑖𝑡𝑎𝑠 𝑚𝑎𝑠𝑦𝑎𝑟𝑎𝑘𝑎𝑡 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑡𝑒𝑟𝑔𝑎𝑛𝑔𝑔𝑢 𝑑𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑔𝑖𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑒𝑘𝑜𝑛𝑜𝑚𝑖 𝑝𝑢𝑛 𝑡𝑒𝑟ℎ𝑎𝑚𝑏𝑎𝑡.

WALI KOTA Batam H Muhammad Rudi (HMR), terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. 

“Saya minta kita semua tegakkan prokes. Pakai makser, jaga jarak, rajin cuci tangan dan juga laksanakan protokol lainnya,” ajak dia.

Ia mengatakan, penerapan prokes yang ketat akan berbanding lurus dengan keberhasilan penanganan Covid-19. 

Sebaliknya, lanjutnya, jika tidak dijalankan dengan baik Covid-19 akan susah untuk dikendalikan dan kasusnya akan terus bertambah.

“Kalau melonjak terus akan menjadi masalah,” ucap dia.

Di antara persoalan yang ditimbulkan pandemi ini selain masalah kesehatan yakni terganggunya aktivitas manusia dan terhambatnya kegiatan ekonomi. 

Hal inilah, lanjut HMR, harus segera diakhiri yang kunci utamanya adalah kesadaran kolektif (bersama) semua pihak memutus mata rantai penyebaran penyakit ini.

“Untuk memastikan penerapan prokes di masyarakat, tim akan kembali turun melakukan penegakan disiplin,” ujar dia.

Tidak hanya sekali atau dua kali, imbauan serupa juga disampaikan HMR pada setiap pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat. 

Hal ini juga dilakukan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid.

“Bahkan ada surat edaran terbaru yang telah saya teken,” ucap HMR.

𝟭𝟮 𝗣𝗮𝗻𝗱𝘂𝗮𝗻 𝗜𝗯𝗮𝗱𝗮𝗵 𝗥𝗮𝗺𝗮𝗱𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗜𝗱𝘂𝗹 𝗙𝗶𝘁𝗿𝗶 

Surat edaran yang dimaksud adalah SE Nomor 14 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah/2021 di Kota Batam.

Surat ini berisi sejumlah hal, di antaranya:

1. Untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) serta memberikan rasa aman kepada umat Islam di Kota Batam, dalam menjalankan ibadah pada bulan suci Ramadan tahun 1442 H/2021, Pemerintah Kota Batam perlu menyampaikan panduan ibadah Ramadan yang memenuhi aspek syariat dan protokol kesehatan.

2. Umat Islam, kecuali bagi yang sakit atau atas alasan syari lainnya yang dapat dibenarkan, wajib menjalankan ibadah puasa Ramadan sesuai hukum syariah dan tata cara ibadah yang ditentukan agama.

3. Sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga inti.

4. Dalam hal kegiatan buka puasa bersama tetap dilaksanakan harus mematuhi

pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas ruangan danmenghindari kerumunan.

5. Pengurus masjid/musala dapat menyelenggarakan kegiatan ibadah antara lain:

a. Salat fardu lima waktu, salat tarawih dan witir, tadarus Alquran dan iktikaf, dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas masjid/musala, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman 1 meter antar jamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing.

b. Pengajian ceramah/taushiyah/kultum Ramadan dan kuliah subuh paling lama dengan durasi waktu 15 (lima belas) menit.

c. Peringatan Nuzulul Quran di masjid/musala dilaksanakan dengan pembatasan jumlah jamaah paling banyak 50% dari kapasitas ruangan, dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

6. Pengurus dan pengelola masjid/musala sebagaimana angka 5 (lima), wajib menunjuk petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan dan mengumumkan kepada seluruh jamaah.

Seperti melakukan disinfektan secarateratur, menyediakan sarana cuci tangan di pintu masuk masjid/musala, pengecekan suhu, menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan setiapjamaah disarankan untuk berwudlu dari rumah, dan membawa sajadah/mukena masing-masing.

7. Peringatan Nuzulul Quran yang diadakan di dalam maupun di luar gedung, wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan jumlah jamaah paling banyak 50% dari kapasitas tempat/lapangan.

8. Vaksinasi Covid- 19 dapat dilakukan di bulan Ramadan, berpedoman pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2021 tentang HukumVaksinasi Covid-19, saat berpuasa, dan hasil ketetapan fatwa ormas Islam lainnya.

9. Kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan sadaqah (ZIS) serta zakat fitrah oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lembaga Amil Zakat(LAZ), Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan massa.

10. Dalam penyelenggaraan ibadah dan dakwah di bulan Ramadan, segenap umat Islam dan para mubaligh/penceramah agama, agar menjaga ukhuwwah islamiyah, ukhuwwah wathaniyah, dan ukhuwwah bashariyah, serta tidak mempertentangkan masalah khilafiyah yang dapat mengganggu persatuan umat.

11. Para mubaligh/penceramah agama diharapkan mengimbau jamaah untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 Kota Batam. 

Berperan memperkuat nila-nilai keimanan, ketakwaan, akhlaqul karimah, Kemaslahatan umat, dan nila-nilai kebangsaan dalam Negara Kesatuan Republik lndonesia serta melalui bahasa dakwah yang tepat dan bijak sesuai tuntunan Alquran dan As-sunnah.

12. Salat ldul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah/2021, dapat dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, 𝗸𝗲𝗰𝘂𝗮𝗹𝗶 jika perkembangan Covid-19 semakin meningkat berdasarkan pengumuman Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam. ***

________

Sumber: 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐞𝐧𝐭𝐞𝐫 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *