I N S I G H T

Kabar Baik dari Batam

I N S I G H T

2 min read

HARI INI sekitar 1400 tahun yang lalu, tepatnya 17 Ramadan 2 Hijriyah, atau 17 Maret 624 Masehi, terjadi pertempuran besar di lembah Badar.

Badar adalah nama sebuah lembah yang terletak di antara Makkah dan Madinah. Lembah ini diapit dua bukit, yaitu di timur bukitnya bernama Udwah al Qushwa, dan di barat bukitnya bernama ‘Udwah ad Dunya’, sedangkan di sisi selatan, ada juga bukit bernama bukit Al-Asfal.

Sejak masa sebelum Islam, lembah tersebut sudah menjadi jalur yang banyak dilintasi kafilah-kafilah dagang asal Makkah atau Yaman yang hendak berniaga ke Syam (kini Suriah dan Lebanon). 

Tanahnya yang subur karena memiliki campuran pasir dan tanah dengan beberapa mata air di lembah tersebut, membuat para kafilah bisa singgah beristirahat di lembah ini dengan nyaman.

Saat ini, lembah badar menjadi salah satu kota yang berada di wilayah Provinsi Madinah dengan nama lengkap Kota Badar Hunain. 

Jarak kota ini dari Kota Suci Madinah mencapai sekitar 130 km. Meski demikian, sebagian wilayah lembah yang pernah menjadi lokasi pertempuran besar, yakni Perang Badar al Qubro, masih dibiarkan menjadi padang terbuka.

Bahkan, pada satu lokasi di lembah tersebut, terdapat bangunan tembok menyerupai benteng yang mengelilingi areal cukup luas. 

Lokasi yang dipagari benteng tersebut diperkirakan menjadi lokasi pertempuran sekaligus tempat dimakamkannya para syuhada yang gugur dalam Perang Badar.

Lembah Badar memang menjadi sangat dikenal dalam sejarah Islam karena menjadi saksi suatu peristiwa besar yang menjadi tonggak sejarah perkembangan Islam. 

Di lembah inilah, pertempuran besar antara umat Islam dari Madinah dan kaum musyrikin dari Makkah terjadi. 

Berkat bantuan Allah SWT, perang dimana tentara Rasulullah kalah jumlah yang juga sering disebut-sebut sebagai perang akidah ini, memberikan kemenangan besar bagi kaum Muslimin. 

Badar Kubra merupakan peristiwa agung yang berlangsung pada bulan termulia, iaitu Ramadan. Ia merupakan hari Furqan. Pertempuran yang dipimpin oleh semulia-mulia ketua, iaitu Rasulullah. Dibantu oleh semulia-mulia malaikat, yaitu Jibril bersama para malaikat yg lain. 

𝘚𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘰𝘭𝘰𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘗𝘦𝘱𝘦𝘳𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘉𝘢𝘥𝘢𝘳, 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 (𝘬𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘪𝘵𝘶) 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨-𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘦𝘮𝘢𝘩. 

𝘒𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘪𝘵𝘶, 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘸𝘢𝘬𝘢𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩, 𝘴𝘶𝘱𝘢𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘴𝘺𝘶𝘬𝘶𝘳𝘪-𝘕𝘺𝘢. (𝘐𝘯𝘨𝘢𝘵𝘭𝘢𝘩), 𝘬𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘔𝘶𝘬𝘮𝘪𝘯: 𝘢𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘤𝘶𝘬𝘶𝘱 𝘣𝘢𝘨𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘵𝘶 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘨𝘢 𝘳𝘪𝘣𝘶 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘪𝘬𝘢𝘵 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘵𝘶𝘳𝘶𝘯𝘬𝘢𝘯 (𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘪𝘵)? 

𝘠𝘢 (𝘤𝘶𝘬𝘶𝘱), 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘣𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘬𝘸𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘥𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘫𝘶𝘨𝘢, 𝘯𝘪𝘴𝘤𝘢𝘺𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘰𝘭𝘰𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘭𝘪𝘮𝘢 𝘳𝘪𝘣𝘶 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘪𝘬𝘢𝘵 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘬𝘢𝘪 𝘵𝘢𝘯𝘥𝘢. (QS Ali Imran 123-125). ***

________

Sumber: Republika

Klik juga Kata Batam Konvergensi Media: 

𝑊𝑒𝑏𝑠𝑖𝑡𝑒: ℎ𝑡𝑡𝑝𝑠://𝑘𝑎𝑡𝑎𝑏𝑎𝑡𝑎𝑚.𝑐𝑜𝑚/

𝐼𝑛𝑠𝑡𝑎𝑔𝑟𝑎𝑚: ℎ𝑡𝑡𝑝𝑠://𝑤𝑤𝑤.𝑖𝑛𝑠𝑡𝑎𝑔𝑟𝑎𝑚.𝑐𝑜𝑚/𝑘𝑎𝑡𝑎_𝑏𝑎𝑡𝑎𝑚/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *