I N S I G H T

Kabar Baik dari Batam

I N S I G H T

2 min read

PARA pemuda dari Masjid Al-Furqon, Gampong Beurawe, Kuta Alam, Banda Aceh, punya cara unik untuk membangunkan sahur.

Mereka mengumandangkan syair-syair berbahasa lokal dengan menggunakan pengeras suara di masjid.

Paduan syair berbahasa lokal, suara merdu, dan irama khas kampung halaman, membuat masyarakat yang dibangunkan merasa senang, bukannya malah terganggu. 

Budaya membangunkan sahur di Gampong Beurawe sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Namun, untuk tradisi unik yang satu ini, mulai ada sejak sebelas tahun lalu.

Awalnya, kata Badrun Nafis (32), penggagasnya, masyarakat kurang senang dengan cara para remaja itu membangunkan sahur. Masyarakat merasa terganggu karena mereka membangunkan sahur dengan gurauan.

Bukannya mereka mendapat pujian karena berniat baik membangunkan sahur. Masyarakat malah marah dengan kelakuan mereka yang kekanak-kanakan seperti itu. “Ditegur, kami yang tidur di masjid kena imbasnya,” kata Badrun, dikutip dari Liputan6.com.

Karena protes warga tersebut, akhirnya Badrun yang saat itu anggota remaja masjid, diminta pembina untuk mencari cara lain agar tradisi membangunkan sahur tetap bisa dilakukan, tapi warga tidak marah.

Badrun yang merupakan lulusan Bahasa dan Sastra Arab itu memutar otak guna mencari cara yang lebih santun dan bisa diterima masyarakat. Lalu, muncul ide dalam benaknya, ia mengusulkan untuk menggunakan syair. “Jadi, saya bilang, apa kita pakai syair? Jadi kita ciptakan, tapi jangan saya yang bawakan, ada kawan saya yang bersuara merdu. Syair saya tulis malam itu juga,” tutur Badrun.

Badrun bersama remaja masjid lainnya mencoba melantunkan syair yang mereka buat untuk membangunkan sahur. Awalnya mereka pun merasa cemas, apakah cara ini akan diterima atau diprotes lagi?

Ternyata, warga sekitar merespon positif hasil kreativitas Badrun dan kawan-kwannya. “Eh, kok beda? Kok udah bagus? Akhirnya, kami tambah semangat, besok malamnya semakin ramai, dari awalnya cuma empat sampai lima orang,” kata Badrun yang kini menjabat sebagai pembina Masjid Al-Furqon. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *