Gegap Gempita, Disperindag Masuk Pasar Sampaikan Pembatasan Kegiatan Masyarakat 

Kabar Baik dari Batam

Gegap Gempita, Disperindag Masuk Pasar Sampaikan Pembatasan Kegiatan Masyarakat 

2 min read

DINAS PERINDUSTRIAN dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, bersama Perangkat Daerah yang bergabung di Tim Task Force Penyebaran Covid-19 Kecamatan Batamkota, bergerak keluar masuk Pasar Botania 1, Sabtu (22/5/2021).

Tujuannya menyosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan, Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro  dan vaksinasi, guna mengendalikan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Batam.

Sekretaris Disperindag Kota Batam, Ade Sofiyan dalam mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan sesuai instruksi dalam surat edaran Wali Kota Batam Nomor 19 Tahun 2021, yang disampaikan Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad pada rapat di Dataran Engku Putri, Jumat (21/5/2021).

“Seluruh tim task force yang dibentuk di masing-masing kecamatan telah bekerja sesuai instruksi,” jelas Ade.

Untuk itu dia berharap, masyarakat terbiasa melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M. 

Yakni mencuci tangan, menjaga jarak minimum 1,5 meter, memakai masker dengan benar, mengurangi mobilisasi atau interaksi dan menjauhi kerumunan. 

“Target kami dalam penanganan Covid-19 dalam dua minggu ke depan diharapkan bisa menurunkan kasus yang saat ini terus naik jumlahnya,” tekadnya.

Dia minta masyarakat tak lengah dan abai terhadap protokol kesehatan. Sebab virus Covid-19 itu nyata adanya. 

“Kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19. Sebab masih ada masyarakat yang tidak percaya,” ungkapnya.

Apabila masyarakat abai terhadap protokol kesehatan, lanjut Ade, kemungkinan kasus penularan Covid-19 dapat semakin meningkat dan menimbulkan banyak efek negatif bagi ekonomi di kota Batam.

“Kalau ekonominya ingin bergerak maka tolong dijaga prokesnya. Kalau terlalu bebas, nanti 

bisa naik kasus Covid-19. Jangan sampai terjadi lagi di Kota Batam, apalagi pemerintah memprioritaskan kesehatan dan ekonomi harus berjalan seimbang,” jelasnya.

Selain melakukan pelaksanaan PPKM berbasis Mikro, pihaknya dalam kegiatan tersebut juga memberikan edukasi terkait pelaksanaan program vaksinasi yang saat ini masih berjalan 

serentak di Kota Batam.

Terkait hal itu, Ade berharap kepada warga Kota Batam untuk tidak menolak saat akan divaksin. 

β€œBapak ibu sekarang ada vaksin COVID-19 saya harap bapak dan ibu mau ikut serta untuk divaksin dan ingat bapak ibu, walaupun sudah vaksin kita harus tetap menerapkan prokes,” ujar Ade.

Pada kegiatan tersebut, tim juga membagikan masker kepada masyarakat dan melakukan 

pembinaan agar sadar bahaya Covid-19. ***

______

Sumber: 𝐌𝐞𝐝𝐒𝐚 π‚πžπ§π­πžπ« 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *