Batam Sudah Miliki 2.867 Posko Covid-19, Amsakar Minta Anggota Langsung Bekerja

Kabar Baik dari Batam

Batam Sudah Miliki 2.867 Posko Covid-19, Amsakar Minta Anggota Langsung Bekerja

2 min read

HINGGA SAAT INI, Batam sudah memiliki 2.867 Posko penanganan Covid-19 atau Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Jumlah ini bertambah setelah Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, bersama Wakil Gubernur Kepri Hj Marlin Agustina, meresmikan empat Posko PPKM di Kecamatan Bengkong, Senin (31/5/2021). 

Empat Posko PPKM yang diresmikan tersebut adalah: posko PPKM Sadai, Bengkong Indah, Tanjungbuntung, dan Bengkonglaut. 

Amsakar dan Marlin mengapresiasi banyaknya posko PPKM yang didirikan. “Ini bentuk partisipasi masyarakat bersama penerintah dalam menangani Covid-19,” kata Amsakar saat meresmikan posko PPKM di Balai Pertemuan RW 20, Perumahan Cipta Permata, Sadai, Bengkong.

Amsakar mengatakan, pertumbuhan posko PPKM sangat signifikan. Bahkan, saat Presiden RI Joko Widodo berkunjung ke Kepri lalu, Batam hanya memiliki 157 posko PPKM. “Saat ini sudah mencapai 2.867 titik,” katanya.

Ia berharap, keberadaan PPKM tersebut, khususnya bagi pengurus dapat menyosialisasikan protokol kesehatan di lingkungan terkecil. Ia tak ingin PPKM hanya heboh saat peresmian saja.

“Jangan sampai setelah diresmikan justru tidak ada kegiatan,” ujarnya.

Ia menyampaikan, dengan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah tersebut, penanganan Covid-19 di Batam makin mudah. 

Untuk itu, ia mengajak semua masyarakat turut aktif menerapkan protokol kesehatan; memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas (5M).

“PPKM juga harus melakukan pemetaan penyebaran Covid-19 di lingkungan terkecil. Semoga angka Covid-19 di Batam makin menurun,” kata dia.

Ia juga mengatakan, hingga saat ini, permasalahan Covid-19 di Batam belum selesai. Hingga 30 Mei 2021, jumlah pasien positif mencapai 9.199 pasien. Dari total itu, 7.810 pasien sembuh, 198 pasien meninggal dunia, dan 1.191 pasien sedang dirawat.

“Penanganan Covid-19 harus terus dilakukan bersama, mengingat hanya satu zona hijau Covid-19 yakni Kecamatan Galang dan zona kuning Kecamatan Bulang. Selebihnya, zona merah,” ujarnya. ***

________

Sumber: 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐞𝐧𝐭𝐞𝐫 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *