Merawat Hormat pada Leluhur, Wagub Marlin Kembali Ziarahi Makam Buyutnya di Penyengat

Kabar Baik dari Batam

Merawat Hormat pada Leluhur, Wagub Marlin Kembali Ziarahi Makam Buyutnya di Penyengat

2 min read

TRADISI ziarah sangat kental dalam kebudayaan Melayu. Selain bentuk rasa hormat kepada leluhur, juga untuk memahami sejarah.

Itulah mengapa Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, selalu merawat terdiri ziarah kubur ini. Bahkan jauh sebelum dirinya menjadi pejabat tinggi daerah seperti sekarang ini.

Makam yang sering diziarahi istri Wali Kota Batam H Muhammad Rudi ini adalah pusara Raja/Engku Hamidah (Engku Puteri) di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Seperti yang kembali ia lakukan pada Jumat (4/6/2021).

Marlin berangkat dari Batam pukul 17.00. Sesampainya di Penyengat, ia langsung melaksanakan Salat Maghrib di Masjid Raya Sultan Riau, atau dikenal dengan Masjid Penyengat.

Usai Salat berjamaah, Marlin menuju komplek pemakaman Engku Putri, yang masih terhitung punya hubungan kerabat dari ibunya. 

Di komplek ini, Marlin bertawasul, yakni sebuah aktivitas untuk mengambil sarana atau wasilah agar doa atau ibadah kita dapat diterima Allah SWT. 

Di sini Marlin berdoa kepada Tuhan untuk keselamatan segenap masyarakat Kepri, dan semoga pandemi Covid-19 segera sirna.

Setengah jam sudah kegiatan tersebut dilaksanakan. Hingga kemudian, Wagub Marlin kembali bergerak meninggalkan makam leluhurnya itu untuk kembali ke Batam. 

***

Pulau Penyengat menyimpan banyak kisah sejarah. Pada tahun 1800-an, pulau ini menjadi negeri tempat kediaman Sultan Riau-Lingga, dimana kekuasaannya mencakup hingga Singapura dan Semenanjung Malaysia.

Pulau yang menjadi Mas Kawin Sultan Mahmud Syah kepada Raja Hamidah ini,  terletak di sebelah barat Kota Tanjungpinang sejauh kurang lebih 1,5 km dari Kota Tanjungpinang. Luasnya tidak lebih dari 1,5 km.

Tanahnya berbukit-bukit terdiri dari pasir bercampur kerikil, sementara pantainya umumnya landai; sebagian berumput, sebagian lagi berbatu karang.

Kini Pulau Penyengat adalah sebuah pulau kecil berstatus kelurahan yang bernama Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang. 

Jarak Pulau Penyengat dari Tanjungpinang hanya sekitar 1,5 km. Pulau tersebut terlihat dari Kota Tanjungpinang. Waktu tempuh pompong  ke Pulau Penyengat hanya sekitar 10 menit. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *