Support untuk Nakes dan Pasien OTG di Asrama Haji Kian Masif, Kali Ini dari IKAPTK

Kabar Baik dari Batam

Support untuk Nakes dan Pasien OTG di Asrama Haji Kian Masif, Kali Ini dari IKAPTK

2 min read

BANTUAN dari masyarakat untuk tenaga kesehatan dan pasien tanpa gejala Covid-19 di karantina mandiri Asrama Haji Batam, terus mengalir. Kali ini, Minggu (6/6/2021), dari Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Batam.

Bantuan tersebut diserahkan Ketua IKAPTK Kota Batam, Nurzali, yang juga secara  Kadis Pertanahan Pemko Batam,  dan diterima oleh Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad. 

Bantuan berupa 18 dus susu, 6 dus mie instan gelas, dan 15 dus mi instan biasa ini, merupakan bentuk perhatian IKAPTK kepada pasien di karantina terpadu ini. 

Langkah ini sebagaimana harapan Wali Kota Batam H Muhammad Rudi kepada masyarakat yang mampu, agar sama-sama membantu OTG Covid-19 yang kini dirawat di Asrama Haji

“Di kampus kepamongan dulu kami memang dididik harus selalu peduli dan peka kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, mengapresiasi kontribusi IKAPTK. Menurutnya, di balik bencana Covid-19 ada semangat kebersamaan, baik dukungan moral maupun material. 

Sebelumnya bantuan mengalir dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, distributor, dan pelaku pariwisata.

“Alhamdulillah hari ini adik-adik kita yang tergabung dalam IKAPTK Batam memperlihatkan kepeduliannya bersama-sama mengurangi beban yang dihadapi warga Batam. Saya berterima kasih atas dukungan luar biasa ini,” ucapnya. 

Menurut Amsakar, kolektivitas inilah yang menjadi salah satu cara menyelesaikan merebaknya Covid-19 di Kota Batam. 

Bagi Amsakar anggota IKAPTK merupakan sosok yang didesain terlibat aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan, seperti membantu warga yang terdampak Covid-19. 

“Hari ini kawan-kawan yang hadir dari kelurahan, kecamatan, dan dinas. Partisipasi seperti ini yang membesarkan hati,” ujarnya. 

Amsakar berharap IKAPTK Batam semakin tumbuh, kompak, bersatu, menelurkan ide kreatif terutama dalam mendesain program kerja sehingga makin terasa kontribusinya terhadap Kota Batam. 

“Semoga semangat ini akan menjadikan Batam sebagai kota pertama yang menyelesaikan wabah Covid-19, atau sekurang-kurangnya pasien di Asrama Haji yang semula 553 orang, bisa sehat 100 persen dan berkumpul kembali dengan keluarga,” ucapnya. 

Turut mendampingi Amsakar Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Heriman Haka ,  Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam, Drg Any Dewiyana, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah .

Selanjutnya Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam Firmansyah, Kadisbudpar  Ardiwinata, Camat Sagulung Reza Khadafi dan Kabag Perencanaan Keuangan Setdako Batam Efrius Moesa. ***

______

Sumber: 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐂𝐞𝐧𝐭𝐞𝐫 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *