I N S I G H T

Kabar Baik dari Batam

I N S I G H T

1 min read

SEBAGAIMANA KESEHATAN fisik, kesehatan jiwa/mental juga penting. Namun, menjaga kesehatan jiwa ini tak mudah. Apalagi di tengah amuk Covid-19 saat ini.

Berdasarkan hasil Swaperiksa Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), ada 64,8% masyarakat yang mengalami masalah psikologis di tengah pandemi, yaitu gangguan cemas, depresi, dan trauma psikologis. Bahkan 1 dari 5 orang berpikir lebih baik mati.

Gangguan jiwa dapat terjadi di tengah pandemi karena stresor psikososial yang meningkat. Karena itu, supaya jiwa kita tak gampang terluka di tengah pandemi ini, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

1. Apabila merasa sedih, cemas, takut, marah, frustasi adalah normal di masa krisis ini. Cobalah bercerita pada orang yang dipercaya untuk membantu meredakan perasaan tersebut.

2. Tetap jaga pola hidup yang sehat seperti makan makanan bergizi, tidur cukup. olah raga dan lakukan kontak sosial dengan orang orang yang dikasihi melalui media komunikasi yang ada. Lakukan hobi yang disukai.

3. Batasi membaca, menonton, atau mendengarkan berita yang berlebihan tentang Covid-19. Ambil jarak sejenak dari berita yang berlebihan, lakukan diet media sosial. Pilahlah berita dari sumber yang terpercaya.

4. Atasi stres, pikiran, dan perasaan yang berat dengan melakukan manajemen stres seperti: latihan pernafasan, relaksasi otot progresif, teknik grounding, mindfulness, journaling, dan lain-lain.

5. Konsultasikan segera ke profesional kesehatan jiwa seperti Psikiater bila mengalami gejala gejala gangguan jiwa.

Kesehatan jiwa memang bukanlah segala-galanya, tapi segalanya menjadi tidak berarti tanpa kesehatan jiwa yang baik. Sebab, tidak ada kesehatan tanpa kesehatan jiwa. ***

_________

Sumber: PDSKJI

Foto: ilustrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *