Wagub Marlin Garap Peluang Besar Kaum Perempuan dalam Industri Fesyen

Kabar Baik dari Batam

Wagub Marlin Garap Peluang Besar Kaum Perempuan dalam Industri Fesyen

2 min read

BERBICARA FESYEN, BERARTI berbicara pula masalah ekonomi kreatif. Dan, industri kreatif merupakan jawaban atas upaya pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina , saat membuka acara Women in The World 2021 Althafunnisa by Karina Virtual Fashion Show dan Private Gathering di Batam, yang dihelat desainer busana muslim, Karina Pramythasari, Minggu (27/6/2021).

Bagi perempuan yang baru saja menyabet

penghargaan dari Seven Media Asia, kategori Best Women Inspiratif 2021: The Most Supportive Figure for Children Education ini, industri kreatif juga membuka kesempatan bagi kaum perempuan, salah satunya melalui industri fesyen.

“Kami ingin perempuan tidak hanya sekadar menjadi objek, tetapi juga subjek dalam kemajuan pembangunan, baik rumah tangga maupun di eksternal keluarganya,” kata Wagub Marlin 

Dalam kesempatan itu Wagub Marlin mengajak semua pihak untuk memahami secara utuh potret perempuan di Indonesia, juga tantangan dan peluang apa yang dapat dikembangkan.

Sehingga kaum perempuan dapat berkontribusi nyata untuk menjadikan pembangunan ekonomi indonesia yang kuat dan berkeadilan.

Guna mengembangkan peran ini, maka perempuan harus diberi ruang yang sangat besar untuk pemberdayaan perempuan dalam berbagai bidang. 

“Jika perempuan diberdayakan baik secara sosial, ekonomi, dan politik, maka dengan sendirinya akan berpengaruh besar pada pembangunan ekonomi,” ujar istri Wali Kota Batam H Muhammad Rudi itu.

Berbicara tentang busana Muslim, menurut wagub perempuan pertama di Kepri ini, belanja moslem dan clothing apparel akan tumbuh. Malah ada perkiraan pada 2024 tumbuh sebesar 6 persen. Ini akan mencapai angka USD402 miliar.

Wagub Marlin juga berharap pelaku modest fashion dapat terus berinovasi sehingga mampu menarik minat para investor agar tidak hanya berinvestasi pada start up di bidang aplikasi teknologi saja.

“Kami berharap prospek industri modest fashion dapat direalisasikan sampai munculnya unicorn modest fashion Moslem Indonesia,” tutupnya. ***

_____

Artikel & foto: Berita Gokepri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *