Pemerintah Pusat Minta PPKM Diperketat Lagi, HMR Langsung Gelar Rapat Khusus

Kabar Baik dari Batam

Pemerintah Pusat Minta PPKM Diperketat Lagi, HMR Langsung Gelar Rapat Khusus

1 min read

WALI KOTA BATAM H Muhammad Rudi (HMR) menggelar rapat tertutup bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Batam, membahas terkait dengan pengetatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

HMR mengatakan, sebagaimana edaran terbaru dari pemerintah pusat bahwa pengetatan PPKM mikro dilakukan di daerah luar Jawa dan Bali. Satu di antaranya Kota Batam.

“Aturan PPKM mikro diperketat lagi, ada sejumlah aturan baru. Tapi untuk hari ini belum diberlakukan, sedang kita siapkan surat edarannya,” katanya, Selasa (6/7/2021).

Pelaksanaan pengetatan sebenarnya sudah dilakukan, namun di aturan terbaru ada beberapa hal yang perlu dievaluasi. Sehingga ada sejumlah hal yang perlu disesuaikan dengan surat edaran dari pemerintah pusat.

Di antaranya jam operasional mal dari yang sebelumnya pukul 20.00 WIB, akan disesuaikan menjadi pukul 17.00 WIB, penerapan WFH dari 50 persen menjadi 75 persen. 

Selanjutnya pemberlakuan take away di tempat makan, serta 25 persen untuk makan di tempat. “Jadi ada beberapa hal yang perlu kita perketat lagi,” katanya.

Sementara untuk aktivitas kegiatan keagamaan di rumah ibadah, HMR mengaku saat ini belum diputuskan. Pihaknya baru akan melakukan diskusi dengan tokoh agama yang ada di Batam

“Besok (Rabu, 7/7/2021) kita rapat lagi terkait kegiatan keagamaan ini,” katanya.

Kemudian, untuk tempat hiburan malam pihaknya juga menegaskan bahwa sampai saat ini tidak ada memberikan izin. Karena itu pengelola tempat hiburan malam diimbau untuk dapat mematuhi aturan pemerintah selama PPKM mikro.

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad dan Sekda Kota Batam H Jefridin Hamid. Kemudian, sejumlah pejabat eselon dua di lingkungan Pemko Batam. ***

_______

Sumber: 𝗠𝗲𝗱𝗶𝗮 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *