Bicara di Seminar 100 Profesor, Marlin Beber Strategi Pencapaian Zero Stunting di Kepri

Kabar Baik dari Batam

Bicara di Seminar 100 Profesor, Marlin Beber Strategi Pencapaian Zero Stunting di Kepri

2 min read

WAKIL GUBERNUR Kepulauan Riau (Kepri) Hj Marlin Agustina mengatakan, target Kepri untuk mencapai zero stunting di tahun 2024 bisa terwujud dengan dukungan semua pihak. 

Hal ini disampaikan Wagub Marlin, dalam vicon Seminar Nasional 100 Profesor Bicara Stunting untuk Provinsi Kepulauan Riau, di Aula Graha Kepri, Kota Batam, Rabu (7/7/2021).

โ€œKita masih yang terendah (terbaik) kedua setelah Bali untuk kasus stunting. Tapi kami akan bekerja lebih keras lagi untuk menekan angka stunting dan optimis dengan dukungan dan kerjasama semua pihak di tahun 2024 nanti Kepulauan Riau akan menjadi zero stunting,โ€ tekadnya.

Wagub Marlin berterima kasih kepada BKKBN dan Asosiasi Profesor Indonesia (API), karena menghadirkan kegiatan untuk memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Daerah, sehingga tidak keliru dalam mengambil keputusan untuk membangun. Khususnya program pencegahan stunting.

Wagub Marlin berharap dari kegiatan ini mendapat informasi yang bermanfaat dengan menguatkan edukasi bagi masyarakat. Juga membangun sinergitas semua stakeholder dalam mendukung pencegahan stunting di Provinsi Kepri.

๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ ๐—ž๐—ถ๐˜๐—ฎ ๐—ฃ๐—ฎ๐˜€๐˜๐—ถ ๐—•๐—ถ๐˜€๐—ฎ

Pada seminar yang mengusung tema: Pencegahan Stunting Tinjauan Aspek Gizi dan Ketahanan Keluarga Perspektif Ekonomi Islam ini, tampil sebagai narasumber Rektor Uniba Prof DR. Ir. Cahbullah Wibisono, SE.MM, Guru Besae IPB Prof DR. Ir. Ali Khomsan, MS dan Guru Besar IPB Prof DR.  Ir. Euis Sunarti, M.Si.

Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang. 

Stunting pada balita perlu menjadi perhatian khusus, karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak, dan berkaitan dengan risiko kesakitan dan kematian serta terhambatnya pertumbuhan kemampuan motorik dan mental.

Pemerintah, kata Wagub Marlin, terus melakukan upaya nyata pencegahan stunting melalui kegiatan mencegah perkawinan dan mencegah kehamilan usia anak. 

Pendampingan terhadap calon pengantin, ibu hamil dan balita oleh TP PKK, bidan desa dan kader di desa/kelurahan. Edukasi oleh berbagai media dan oleh perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat (KKN, PKL dan sebagainya) dengan tema cegah stunting.

โ€œJuga kita mendorong sektor terkait baik pemerintah maupun swasta untuk berpartisipasi aktif dalam pencegahan stunting. Bersama kita pasti bisa,โ€ kata Wagub Marlin. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *