HMR Dengar Aspirasi Pemuka Agama: Salat Iduladha Diizinkan, tapi Harus di Lapangan

Kabar Baik dari Batam

HMR Dengar Aspirasi Pemuka Agama: Salat Iduladha Diizinkan, tapi Harus di Lapangan

1 min read

PEMERINTAH Kota (Pemko) Batam bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam memutuskan pelaksanaan salat Iduladha di Batam diperbolehkan.

“Pelaksanaan salat Iduladha hanya di lapangan,” ujar Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), saat memimpin pertemuan dengan tokoh agama di Batam, Rabu (7/7/2021).

Keputusan itu, kata dia, berdasarkan aspirasi para tokoh agama yang disampaikan langsung kepada Wali Kota. Meski diperbolehkan, jika terjadi hujan, jemaah tidak diperkenankan pindah ke masjid.

“Tadi sudah sepakat semua, kalau hujan tidak boleh pindah ke masjid,” ujarnya.

Selain itu, pelaksanaan salat Iduladha diatur jarak 2 meter antar jemaah. Kemudian, khotbah hanya diberi waktu 15 menit. 

“Ini kesepakatan bersama, jangan sampai ada yang melanggar karena ini demi kemaslahatan umat di Batam,” ujarnya.

Selain pelaksanaan salat Iduladha, untuk pelaksanaan Kurban juga diterapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Batam, Zulkarnain Umar, menegaskan bahwa pemotongan hewan kurban juga harus mengikuti aturan yang ada.

“Panitia yang berkecimpung adalah yang sudah divaksin dan pembuktian rapit antigen. Selama pelaksanaan kurban jangan sampai berkerumun dan yang boleh menyaksikan hanya peserta kurban,” ujarnya. ***

_______

Sumber: 𝗠𝗲𝗱𝗶𝗮 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺

Foto: WALI KOTA Batam H Muhammad Rudi (HMR), saat memimpin pertemuan dengan tokoh agama di Batam, Rabu (7/7/2021).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *