Apa Cakupan Sektor Non-Esensial selama PPKM Darurat? Begini Penjelasan Jefridin

Kabar Baik dari Batam

Apa Cakupan Sektor Non-Esensial selama PPKM Darurat? Begini Penjelasan Jefridin

1 min read

WALI KOTA BATAM H Muhammad Rudi (HMR) mengeluarkan surat edaran (SE) yang mengatur Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pada Senin (12/7/2021).

Surat Edaran Wali Kota ini berlaku terhitung mulai tanggal 12 Juli 2021 sampai 20 Jull 2021, dan akan dilakukan penyesuaian berdasarkan hasil evaluasi lebih lanjut dengan mempertimbangkan berakhimya masa berlaku pembatasan berdasarkan ketentuan.

Dalam SE tersebut dikatakan bahwa semua kegiatan non esensial harus tutup, atau diberlakukan 100% bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

 “Sektor non esensial adalah lingkup usaha yang sifatnya tidak mendasar atau primer. Sektor ini lebih condong untuk memenuhi kebutuhan tersier,” jelas Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, malam ini.

Dengan demikian, lanjutnya, kegiatan usaha yang ada tersebut tidak menjadi kebutuhan pokok atau jika tutup sementara tidak akan membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat luas.

Adapun contoh cakupan sektor non-esensial adalah: bioskop, pusat kebugaran, seperti tempat gym dan kolam renang, tempat perawatan atau layanan kecantikan, seperti salon, spa, tempat pijat, arena bermain, museum, galeri seni, tempat konser. 

“Ini penting dijelaskan, agar masyarakat tak bertanya-tanya,” tutup suami Hj Hariyanti Jefridin ini. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *